Sabtu, 01 April 2017

Gus Dur-Kiai Faqih Kumpulkan Kiai di Tempat Berbeda

Surabaya, PMII Cabang Tegal. Ketua Umum Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan ulama sepuh/senior KH Abdullah Faqih (pengasuh Pesantren Langitan, Tuban), mengumpulkan kiai di tempat yang berbeda.

"Gus Dur akan bertemu sekitar 17.000 ribu lebih kiai/ulama dan tokoh masyarakat dalam Majelis Silaturrahmi Ulama Rakyat (MaSURa) di Masjid Ampel Surabaya pada 1 April," ujar koordinator panitia MaSURa Jatim, M Mas’ud Adnan, di Surabaya, Jumat.

Gus Dur-Kiai Faqih Kumpulkan Kiai di Tempat Berbeda (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur-Kiai Faqih Kumpulkan Kiai di Tempat Berbeda (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur-Kiai Faqih Kumpulkan Kiai di Tempat Berbeda

Sementara itu, kiai Faqih bersama 16 ulama/kiai sepuh lainnya, akan mendeklarasikan kelahiran Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) di Pesantren Langitan, Tuban, pada 31 Maret.

Menurut Mas’ud Adnan yang juga Wakil Ketua DPW PKB Jatim itu, pertemuan MaSURa itu akan bersifat sakral untuk mendoakan bangsa dan negara, terkait dengan bencana alam yang akhir-akhir melanda. Karena itu, acaranya diisi dengan sholat taubat, diba’ (pujian kepada Nabi Muhammad SAW), dan istighotsah.

"MaSURa akan dihadiri belasan ribu orang yang terdiri atas kiai pesantren, pengurus langgar/musholla, takmir masjid, ibu nyai, serta para simpatisan dan undangan. Ulama yang hadir antara lain KH Nawawi Pasuruan, KH Chotib Umar Jember, dan KH Miftahul Akhyar (Wakil Rois Syuriah PWNU Jatim)," paparnya.

Lain halnya dengan Ketua Panitia Nasional (Pannas) Deklarasi PKNU Chudry Sitompul SH MH. "Kami akan mengundang presiden, duta besar dari negara sahabat, tokoh nasional, dan tokoh partai politik (Parpol) untuk menghadiri deklarasi, termasuk Gus Dur (Ketua Dewan Syuro DPP PKB pro-Muktamar Semarang)," tegasnya.

PMII Cabang Tegal

Ke-17 ulama yang akan menjadi deklarator PKNU adalah;

01. KH Abdullah Faqih (Langitan, Tuban),

02. KH Ma`ruf Amin (Tanara, Banten),

03. KH Abdurrohman Chudlori (Magelang, Jateng),

PMII Cabang Tegal

04. KHA Sufyan Miftahul Arifin (Situbondo, Jatim),

05. KH Idris Marzuqi (Lirboyo, Kediri, Jatim),

06. KHA Warson Munawwir (Krapyak, Jogjakarta),

07. KH Muhaiminan Gunardo (Temanggung, Jateng),

08. KH Abdullah Schaal (Bangkalan, Jatim),

09. KH Sholeh Qosim (Sidoarjo, Jatim),

10. KH Nurul Huda Djazuli (Ploso, Kediri, Jatim),

11. KH Chasbullah Badawi (Cilacap, Jateng),

12. KHA Adzim Abdullah Suhaimi MA (Mampang Prapatan, Jakarta),

13. KH Mas Muhammad Subadar (Pasuruan, Jatim),

14. KHA Humaidi Dahlan Lc (Banjarmasin, Kalsel),

15. KHM Thahir Syarkawi (Pinrang, Sulsel),

16. Habib Hamid bin Hud Al-Atthos (Cililitan, Jakarta),

17. KH Aniq Muhammadun (Pati, Jateng).

"Deklarasi digelar di Tuban, karena dalam situasi bangsa yang akhir-akhir ini dilanda bencana, rasanya tidak elok bila ada acara politik di Jakarta," ucapnya. (ant/eko)



Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal News PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal. Gus Dur-Kiai Faqih Kumpulkan Kiai di Tempat Berbeda di PMII Cabang Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock