Kamis, 27 September 2012

PBNU Yakin Kiai Bisa Atur Santri Kapan Harus Ngaji dan Sepak Bola

Bandung, PMII Cabang Tegal



Tiga tahun berturut-turut, sejak 2015 ribuan santri mengikuti turnamen sepak bola pada ajang Liga Santri Nusantara yang digelar Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlaltul Ulama (RMINU) bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Bahkan tahun ini, santri yang mengikuti turnamen itu diperkirakan 22 ribu santri dari 1048 pesantren di seluruh Indonesia. 

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengaku percaya sepenuhnya kepada para kiai akan bisa mengatur para santri kapan mereka harus mengaji dan sepak bola. Para kiai telah berpengalaman mengatur ribuan santri. Dan titah kiai akan selalu dipatuhi para santri.   

PBNU Yakin Kiai Bisa Atur Santri Kapan Harus Ngaji dan Sepak Bola (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Yakin Kiai Bisa Atur Santri Kapan Harus Ngaji dan Sepak Bola (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Yakin Kiai Bisa Atur Santri Kapan Harus Ngaji dan Sepak Bola

“Saya yakin, saya yakin, kiai akan mengatur itu, kiai bisa mengatur itu, kapan waktunya ngaji, shalat, kapan waktunya tahajud, istighotsah, kapan waktunya sepak bola,” katanya selepas menonton Grand Final Liga Santri Nusantara tahun lalu dari awal hingga usai di stdion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta antara kesebelasan Walisongon dan Nur Iman. 

Liga Santri Nusantara, lanjut kiai yang pernah nyantri di Kempek, Lirboyo, dan Krapyak ini, tidak lain untuk menggali bakat para santri. Ia meyakini jutaan santri di Indonesia adalah sumber bakat terpendam dalam berbagai hal, termasuk olahraga. Namun sampai saat ini masih sebatas potensi, belum menjadi prestasi.  

PMII Cabang Tegal

“Santri-santri kita ini punya potensi, tapi belum dimenej dan dikembangkan. Sehingga potensi belum menjadi prestasi,” ungkap pengasuh pondok pesantren Al-Tsaqofah Ciganjur, Jakarta Selatan itu. 

Dengan adanya Liga Santri Nusantara, ia berharap akan bermunculan sepak bola di Timnas Indonesia yang berprestasi dari kalangan pesantren. Hal itu akan mengangkat nama pemainnya, pesantrennya sendiri dan NU. 

Ia menyebutkan, dalam sepak bola memiliki sisi positif yang bisa dikembangkan, yang selama ini menjadi sikap para santri. 

“Di dalam sepak bola ada sifat yang positif, yaitu tidak boleh memiliki sikap egois. Ada kerja sama, dengan memberikan bola kepada temannya, terbangun jaringan yang sangat solid, membangun teamworking yang sehat untuk kemenangan bersama,” jelasnya. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal Habib, Warta PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal. PBNU Yakin Kiai Bisa Atur Santri Kapan Harus Ngaji dan Sepak Bola di PMII Cabang Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock