Jakarta, PMII Cabang Tegal. Pelawak Cak Lontong mengaku sebagai orang yang berpihak kepada KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada Muktamar NU Pondok Pesantren Cipasung pada 1994. Ia mengikuti peristiwa itu dari berita ketika dijegal menjadi Ketua Umum PBNU oleh kekuasaan Orde Baru yang mengusung Abu Hasan. ? ?
| Cak Lontong: Saya Kan Gusdurian (Sumber Gambar : Nu Online) |
Cak Lontong: Saya Kan Gusdurian
“Zaman itu kan lagi rame-ramenya Gus Dur sama Orde Baru; penggemar Gus Dur mulai itu,” katanya kepada PMII Cabang Tegal sebelum dia tampil pada peringatan Harlah NU yang berlangsung di PBNU, Jakarta, Selasa malam (31/1). ?Sekitar tahun 1994, pria bernama asli Lies Hartono itu masih berstatus mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya. Menurutnya, saat itu tidak ada mahasiswa yang berpihak pada pemerintah (Orba).?
“Kalau berpihak, berarti bukan mahasiswa, itu cari gelar. Kalau mahasiswa tidak ada tahun segitu yang senang Orde Baru, tak ada. Nah, Abu Hasan kan produknya Orde Baru. Dulu kan melihatnya begitu,” jelasnya.?
Ia mengaku memiliki ketertarikan kepada Gus Dur. Karena, secara kultur, ia dan Gus Dur sama-sama berasal dari Jawa Timur.?
PMII Cabang Tegal
“Kulturnya tidak jauh-jauh. Terus humornya juga, selera humornya luar biasa. Gus Dur itu lawaknya universal,” pungkasnya. (Abdullah Alawi)?PMII Cabang Tegal
Dari Nu Online: nu.or.idPMII Cabang Tegal Hadits, Pondok Pesantren PMII Cabang Tegal

EmoticonEmoticon