Selasa, 28 November 2017

Rasulullah SAW Menjunjung Tinggi Nilai Kebhinnekaan

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Lima belas abad yang lalu, Rasulullah Muhammad SAW mencontohkan kehidupan yang penuh kebhinekaan dan pluralis. Itu terbukti dengan bersatunya penduduk muhajirin yang datang dari kota Mekah dengan penduduk ansor di kota Yatsib.

Penduduk kota Yatsrib pada masa itu sesungguhnya terdiri dari banyak perbedaan. Namun semua bisa hidup dalam damai dan kebersamaan. Rasul lalu menamakan Yatsrib dengan Madinah. ? Kata madinah berasal dari kata tawadun, madaniyah.

Rasulullah SAW Menjunjung Tinggi Nilai Kebhinnekaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Rasulullah SAW Menjunjung Tinggi Nilai Kebhinnekaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Rasulullah SAW Menjunjung Tinggi Nilai Kebhinnekaan

Hal tersebut disampaikan Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam taushiyah “Peringatan Maulid Nabi” di Masjid dan Halaman Gedung PBNU, Jakarta Pusat Sabtu (3/12) malam.?

“Karena itu, rasul sampai mengeluarkan seruan, bahwa muslim pendatang, muslim pribumi, non muslim, asalkan satu visi, satu misi, satu perjuangan satu prinsip, sesungguhnya semua itu adalah satu umat,” terang Kiai Said.

(Baca: Penduduk Yatsrib Lapang Dada kepada Pendatang)

PMII Cabang Tegal

Menurut Kiai Said, teladan itu sudah coba diterapkan Rasul dan berhasil, hingga terbangunlah konstitusi modern, padahal saat itu belum ada Amerika, belum ada PBB. Konstitusi negara madaniyah tersebut bukan berdasarkan agama, suku, etnik. ? Bukan negara Islam, bukan negara Arab.

“Tetapi negara madaniyah dibangun berdasarkan penegakkan kebenaran kebersamaan, keadilan. Yang benar dilindungi, tidak pandang agamanya apa, sukunya apa,” lanjut Kiai Said.

Kiai Said menegaskan bahwa hal inilah yang harus dikembangkan. Oleh para kiai dan ulama, semangat itu dikuatkan dalam Muktamar ? NU di Banjarmasin tahun 1936. Hal itu selanjutnya menjadi semangat ? NU dalam kehidupan beragama dan bernegara dengan prinsip hubbul wathon minal iman (menjaga tanah air adalah bagian dari iman). (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal AlaNu PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal. Rasulullah SAW Menjunjung Tinggi Nilai Kebhinnekaan di PMII Cabang Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock