Rabu, 29 November 2017

Rais Aam PBNU Jelaskan Pengecualian Suksesi di Tubuh Muslimat

Jakarta, PMII Cabang Tegal. KH Maruf Amin, Rais Aam PBNU bersama Ketum Muslimat terpilih Hj Khofifah Indar Parawansa mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesi, H Jusuf Kalla menabuh rabana secara bersamaan menutup Kongres XVII Muslimat NU, Sabtu (26/11) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

Rais Aam PBNU Jelaskan Pengecualian Suksesi di Tubuh Muslimat (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Aam PBNU Jelaskan Pengecualian Suksesi di Tubuh Muslimat (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Aam PBNU Jelaskan Pengecualian Suksesi di Tubuh Muslimat

Sebelumnya, KH Maruf Amin mengatakan dalam sambutannya, Muslimat NU itu satu-satunya badan otonom NU tertua. Banom NU yang paling banyak amal sosialnya, mulai dari rumah sakit, pendidikan, ekonomi, dan koperasi yang hingga menyentuh masyarakat bawah.

Setelah itu, satu kekuatan Muslimat yang paling memberikan pengaruh adalah karena pengurus Muslimat kebanyakan istri dari kiai NU. "Bahkan orang tuanya kiai NU," kata Kiai Maruf.

Kiai Maruf Amin dihadapan Wakil Presiden dan peserta Kongres mengucapkan selamat sukses atas terselenggaranya Kongres XVII Muslimat dan terpilihnya Khofifah.?

PMII Cabang Tegal

Sebagai pimpinan tertinggi di NU, Kiai Maruf mengatakan, aturan PBNU untuk ketua badan otonom maksimal dua periode. Karena ini sudah menjadi keinginan dari seluruh anggota Muslimat se-Indonesia, maka PBNU menghormati pilihan dan keinginan para anggota Muslimat.

Kiai Maruf menjelaskan, di PBNU itu ada dua hukum. Pertama,? hukum asli yang tertera dalam AD/ART NU dan kedua hukum istina atau hukum pengecualian. "Muslimat NU ini badan otonom yang memiliki hukum pengecualian," tegas Kiai Maruf Amin disambut tepuk tangan meriah.

Dalam Kongres Ke-17 Muslimat NU ini, Khofifah dipilih secara aklamasi oleh 34 pengurus wilayah, 525 pengurus cabang, dan 4 pengurus cabang istimewa (Hongkong, Arab Saudi, Malaysia, dan Sudan) yang memiliki hak suara dalam kongres.?

PMII Cabang Tegal

Dengan demikian, perempuan kelahiran Surabaya 51 tahun lalu ini memegang pucuk pimpinan Muslimat NU selama 4 periode (2000-2021).? (Rof Maulana/Fathoni)





Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Internasional, Ubudiyah PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal. Rais Aam PBNU Jelaskan Pengecualian Suksesi di Tubuh Muslimat di PMII Cabang Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock