Sabtu, 16 Desember 2017

Bagi Aktivis Dakwah di Papua, Nama Gus Dur adalah Kunci

Pemalang, PMII Cabang Tegal

Kiprah dan jasa KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) selama hidup masih membekas di hati masyarakat Papua. Tak heran bila ada semacam keseganan ketika nama Gus Dur disebut di sana.

"Bagi kami aktivis dakwah di Papua , nama Gusdur adalah sebuah kunci," tutur Abdul Hamid, aktivis NU di Papua, saat menjadi pembicara pada bedah novel "Mata Penakluk, Manakib Abdurahman Wahid" di? GOR Mahardika Desa Cikasur, Kecamatan Belik, Kabupten Pemalang, ? Jawa Tengah, Ahad (27/09/15).

Bagi Aktivis Dakwah di Papua, Nama Gus Dur adalah Kunci (Sumber Gambar : Nu Online)
Bagi Aktivis Dakwah di Papua, Nama Gus Dur adalah Kunci (Sumber Gambar : Nu Online)

Bagi Aktivis Dakwah di Papua, Nama Gus Dur adalah Kunci

Abdu, sapaan akrabnya, menceritakan tentang sebuah kisah yang terjadi pada bulan Desember 2012 . Saat itu Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengadakan Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) di Jayapura. Kegiatan tersebut, menurut Abdu, diikuti tak kurang oleh 500 kader PMII. Kala itu keamanan di Jayapura yang merupakan daerah merah cukup mencekam karena menjadi salah satu basis OPM (Organisasi Papua Merdeka).

Menurutnya, dalam acara berskala nasional itulah kebesaran nama KH Abdurrahman Wahid? kembali terbukti. Ia menjadi kunci suksesnya perhelatan akbar waktu? itu. Tanpa membawa nama Gus Dur,? kegiatan yang dihelat sepekan itu memang menuai banyak tentangan. Apalagi kegiatan diikuti ratusan pemuda dari luar Papua.

"Alhamdulillah berkah Gus Dur acara bisa diselenggarakan Papua dengan aman," ujar Abdu.

Tak hanya aman, tambah Abdu, salah satu budayawan di Papua, bernama Engel, bahkan dengan suka rela mengkoordinasi anak-anak adat binaanya untuk menampilkan? sejumlah tarian adat dalam Festival Budaya dalam salah satu agenda Muspimnas PMII, yang digelar selama sepekan.

PMII Cabang Tegal

“Menurut Engel, ? para tokoh adat di Sentani juga turut mengerahkan pasukannya untuk mengamankan kegiatan PMII yang dihelat di Hotel Sentani, Jayapura. ‘Kalian cukup berani mengadakan kegiatan di sini. Kalau saja kalian bukan anak-anak Gus Dur, mungkin kami juga pikir-pikir untuk terlibat’,"? tutur Abdul Wahab menirukan tokoh Papua itu.

PMII Cabang Tegal

Abdul Wahab mengungkapkan, selama kegiatan itu berlangsung, sampai anggota OPM juga ikut menjaga acara akbar yang diselenggarakan oleh PMII itu.

Acara bedah novel karya Abdullah Wong tersebut digelar Komunitas Gusdurian Gunung Selamet. Selain sang penulis, hadir pula antara lain Eko Wahyudi (Ketua UKM Sugih Bareng),? Haris Burhani MAP dari Puslitbang Kehidupan Keberagamaan Kemenag RI, Gus Yusuf (budayawan Purwokerto), dan H Shaleh, Kordinator Gusdurian Tegal yang juga memimpin jalannya diskusi sebagai moderator.? (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Meme Islam PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal. Bagi Aktivis Dakwah di Papua, Nama Gus Dur adalah Kunci di PMII Cabang Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock