Tampilkan postingan dengan label Tegal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tegal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Maret 2018

Lazisnu Klaten Salurkan Kurban di Enam Kecamatan

Klaten, PMII Cabang Tegal. Momentum Hari Raya Idul Kurban dimanfaatkan Lembaga Zakat, Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Klaten untuk membagikan ratusan bungkus daging kurban ke sejumlah daerah di enam kecamatan di daerah Klaten.

“Penyaluran daging kurban kita usahakan ke daerah yang tepat sasaran, khususnya daerah yang rawan aqidah dan minus ekonomi,” terang Ketua LAZISNU Klaten Muh Cahyanto, Kamis (24/9).

Lazisnu Klaten Salurkan Kurban di Enam Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Lazisnu Klaten Salurkan Kurban di Enam Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Lazisnu Klaten Salurkan Kurban di Enam Kecamatan

Cahyanto menjelaskan melalui program “Tebar Qurban Tepat Sasaran” ini, pihaknya menyalurkan ke enam kecamatan daerah penyaluran yakni Kecamatan Gantiwarno, Kebonarum, Karangnongko, Karanganom, Jatinom dan Cawas.

PMII Cabang Tegal

“Kami bekerjasama dengan beberapa panitia kurban setempat, harapannya agar daging kurban juga dapat dibagi secara merata,” ujar dia.

PMII Cabang Tegal

Ditambahkan Cahyanto, dana pengadaan kurban serta pembagiannya ini diperoleh dari para donatur, baik warga NU sendiri maupun dari masyarakat luar, yang mempercayakannya kepada LAZISNU Klaten.

Ia berharap dengan penyelenggaraan kegiatan tahunan ini, ikut membuat gembira bagi orang lain. “Pada saat ini, Allah telah mendatangkan kegembiraan bagi mereka yang berkurban dan yang menerima daging kurban. Semakin banyak orang yang berkurban maka semakin banyak pula orang yang mendapatkan kegembiraan pada saat ini,” pungkasnya. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Nahdlatul, Tegal PMII Cabang Tegal

Jumat, 23 Februari 2018

NU Belanda Prihatin Menguatnya Intoleransi di Barat

Den Haag, PMII Cabang Tegal - Belakangan ini ideologi populisme berbasis sentimen primordial kian menguat di berbagai penjuru dunia, termasuk di negara-negara dengan tradisi demokrasi dan hak-hak sipil yang kuat. Di benua Amerika Utara, tiga peristiwa penting yang baru-baru ini terjadi menggambarkan hal tersebut: kebijakan Presiden Trump mencegah warga negara dari tujuh negara Muslim masuk ke wilayah negara USA, pembakaran masjid di Texasm USA, dan penembakan membabi buta jamaah yang sedang shalat di sebuah masjid di Quebec, Kanada.

Seperti ditunjukkan oleh tiga peristiwa tersebut, populisme berbasis sentimen primordial telah berimbas pada menguatnya sikap intoleransi pada kelompok minoritas dan tindakan permusuhan terhadap para migran. Sayangnya, gejala semacam ini sekarang juga mulai merebak di Tanah Air.

NU Belanda Prihatin Menguatnya Intoleransi di Barat (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Belanda Prihatin Menguatnya Intoleransi di Barat (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Belanda Prihatin Menguatnya Intoleransi di Barat

Fenomena semacam di atas menjadi keprihatinan dan bahan refleksi dalam tasyakuran peringatan Harlah Nahdlatul Ulama ke-91 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Belanda belum lama (30/01). Acara ini berlangsung di kediaman KH Ade Syihabuddin, Syuriah PCINU Belanda di Den Haag, Belanda. Hadir dalam acara ini jajaran PCINU Belanda, warga Nahdliyin maupun para pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi lanjut di Belanda.

“Kami sangat menyesalkan aksi intoleran dan kekerasan yang bermotif sentimen primordialisme di berbagai belahan dunia. PCINU Belanda menyikapi serius kejadian semacam ini. Untuk itu, kami kini sedang merancang kegiatan untuk mempromosikan Islam Nusantara sebagai Islam yang moderat di Indonesia,” kata M. Shohibuddin, Katib Syuriyah PCINU Belanda.

PMII Cabang Tegal

“Pada saat yang sama, kami juga menyadari bahwa gejala yang sama sekarang juga merebak di Tanah Air. Hal ini tentu harus menjadi bahan refleksi dan pemikiran-ulang bagi umat Islam di Indonesia, khususnya kalangan Nahdliyin,” jelasnya lebih lanjut.

Dalam kesempatan yang sama, Fachrizal Afandi, Ketua Tanfidziyah PCINU Belanda menyatakan tugas PCINU sebagai duta NU di luar negeri semakin berat dan menantang. Untuk itu, pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) PCINU Belanda yang kedua pada Maret 2017 mendatang akan dijadikan momentum untuk mempromosikan Islam Nusantara ke publik Barat.

PMII Cabang Tegal

“Islam Nusantara harus dipromosikan sebagai sumbangan Muslim Indonesia kepada tatanan dunia yang lebih damai dan harmonis. Islam Nusantara harus menjadi bagian dari diplomasi budaya Indonesia dalam rangka menghilangkan Islamophobia di Dunia Barat,” kata kandidat Doktor di Leiden University ini menambahkan. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Tegal PMII Cabang Tegal

Jumat, 02 Februari 2018

FB Tambah Alat Pencegah Penyebaran Pornografi

San Francisco, PMII Cabang Tegal. Facebook Inc menambah alat untuk melaporkan konten pornografi "revenge porn" dan mencegahnya dibagikan kembali begitu sudah dilarang.

FB Tambah Alat Pencegah Penyebaran Pornografi (Sumber Gambar : Nu Online)
FB Tambah Alat Pencegah Penyebaran Pornografi (Sumber Gambar : Nu Online)

FB Tambah Alat Pencegah Penyebaran Pornografi

"Revenge porn", dikutip dari laman Reuters, adalah berbagi gambar seksual di internet tanpa izin orang yang ditampilkan di gambar, dengan maksud mempermalukan orang tersebut.

Aksi itu umumnya merugikan perempuan, biasanya menjadi target mantan pasangan mereka.

Facebook dituntut di Amerika Serikat dan negara lainnya oleh orang-orang yang berpendapat perusahaan tersebut seharusnya melakukan lebih banyak usaha untuk mencegah.

PMII Cabang Tegal

2015 lalu, Facebook dengan jelas menyatakan melarang gambar "yang dibagikan dalam rangka balas dendam" dan pengguna pun dapat melaporkan unggahan yang menyalahi ketentuan penggunaan.

Mulai Rabu (5/4), pengguna dapat melihat opsi melaporkan gambar yang tidak layak karena merupakan "foto tanpa busana", kata Facebook dalam keterangan.

PMII Cabang Tegal

Mereka juga meluncurkan proses otomatis untuk mencegah pembagian berulang gambar yang sudah dilarang.

Teknologi photo-matching akan membuat foto tersebut berada di luar jaringan Facebook, termasuk juga Instagram dan Messenger.

Akun pengguna yang membagikan "revenge porn" akan dimatikan.

Facebook tahun lalu bertemu perwakilan lebih dari 150 organisasi keselamatan perempuan dan berkomitmen untuk melakukan lebih banyak hal, kata Kepala Keamanan Global Facebook, Antigone Davis, melalui telepon.

Tim khusus dari Facebook akan menyertakan tinjauan manusia pada setiap gambar yang dilaporkan.

Gambar yang dilarang akan masuk ke database Facebook dan hanya segelintir orang yang memiliki akses ke data itu. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Tegal PMII Cabang Tegal

Sabtu, 20 Januari 2018

Mensos Resmikan Aplikasi Bumil Resti dan Kembang Desa di Bangka Belitung

Bangka, PMII Cabang Tegal. Upaya pendampingan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan Kementerian Sosial RI. Kali ini Kemensos memanfaatkan kecanggihan teknologi digital untuk mempermudah pendampingan sosial dengan meresmikan dua aplikasi yaitu Aplikasi Bumil Resti dan Kembang Desa, Rabu (5/4) di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa hadir secara langsung ke Bangka untuk meresmikan aplikasi penanganan ibu hamil dan pengembangan desa tersebut.?

Mensos Resmikan Aplikasi Bumil Resti dan Kembang Desa di Bangka Belitung (Sumber Gambar : Nu Online)
Mensos Resmikan Aplikasi Bumil Resti dan Kembang Desa di Bangka Belitung (Sumber Gambar : Nu Online)

Mensos Resmikan Aplikasi Bumil Resti dan Kembang Desa di Bangka Belitung

“Kami di sini untuk meresmikan aplikasi Bumil Resti dan aplikasi Kembang Desa,” ujar Khofifah.

Dia menerangkan, Aplikasi Bumil Resti atau Sistem Informasi Ibu Hamil Resiko Tinggi merupakan inisiatif Pemkab Bangka dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan ibu hamil dan ibu bersalin untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

PMII Cabang Tegal

“Ini adalah sebuah inovasi yang bisa menjadi role model bagi daerah lain. Lewat aplikasi ini Pemkab Babel memburu atau mencari ibu-ibu hamil yang beresiko tinggi sampai ke pelosok desa,” jelas perempuan kelahiran Surabaya 51 tahun yang lalu ini.

Khofifah juga menerangkan, aplikasi ini menguatkan peran bidan dan dokter spesialis kandungan dalam pemantauan secara terus menerus terhadap Bumil Resti.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengapresiasi program perburuan anak putus sekolah untuk mendapatkan kejar paket serta perburuan lansia terlantar untuk mendapatkan respon cepat.

PMII Cabang Tegal

Sementara aplikasi "Kembang Desa" atau Kesejahteraan Masyarakat Bangka dengan Sistem dan Aplikasi merupakan sistem yang dibangun dengan mengedepankan Rumah Tangga Sasaran (RTS).?

Aplikasi tersebut menurutnya, merupakan sistem informasi pengelolaan data kemiskinan yang paling lengkap di Indonesia dan paling mudah diakses oleh masyarakat luas.

“Sistem ini memiliki keunggulan tidak hanya merekam data kemiskinan by name by address, tetapi juga terdapat foto dan profil lengkap RTS. Bahkan sampai titik koordinat alamat individu RTS,” tandas Khofifah. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal News, Tegal, Warta PMII Cabang Tegal

Diharapkan Jadi Pendukung Pelajaran Aswaja

Surabaya, PMII Cabang Tegal

Komik NU (Nahdlatul Ulama) edisi perdana yang mengisahkan sejarah dan perkembangan NU, Minggu (17/9) malam lalu, di-launching di halaman Museum NU, Jalan Gayungsari Timur 35, Surabaya. Komik yang berjudul ‘NU You Know? Cikal Bakal dan Kelahiran’ diharapkan bisa dijadikan materi pendukung pelajaran Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) di lingkungan pendidikan Ma’arif dan pondok pesantren. Termasuk juga menjadi bacaan bermanfaat bagi warga nahdliyin.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pembina ‘Bedug Aswaja’, Moch Arif Junaidy SH menceritakan asal mula disusunnya Komik NU tersebut. Menurut Arif, pembuatan Komik NU itu berawal dari perenungan sekelompok anak muda NU yang mencari terobosan bagaimana memberi pemahaman tentang sosok NU secara ringan dan mudah dipahami.

“Diluncurkannya Komik NU ini cukup penting, sebab banyak buku-buku tentang NU di pasaran yang bahasanya sulit dicerna masyarakat umum. Untuk itu, kami bekerja keras dan berfikir untuk membuat sebuah bacaan tentang NU yang digambarkan melalui media komik. Ini supaya mudah dipahami, baik dari kalangan muda maupun tua,” ujar Arif.

Diharapkan Jadi Pendukung Pelajaran Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
Diharapkan Jadi Pendukung Pelajaran Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

Diharapkan Jadi Pendukung Pelajaran Aswaja

Ia menambahkan, komik hasil karya Media Komunikasi Nahdliyin yang tergabung dalam ‘Bedug Aswaja’ ini tidak seperti komik pada umumnya yang banyak menonjolkan khayalan. Komik NU justru membutuhkan data, referensi yang valid dan interview berbagai tokoh NU.

“Komik NU ini bukan sembarang komik. Sebab proses pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup panjang dan membutuhkan data, referensi yang valid. Bahkan untuk literaturnya saja banyaknya sa-gledekan. Selain itu, data juga diperkuat dengan interview dengan tokoh NU dan keturunan Hadratus Syekh KH Hasyim Asyari, yakni Pak Ud,” terangnya.

Selain itu, lanjut Arif, dalam proses pembuatan Komik NU itu, yang tersulit yakni proses penggambaran suasana pondok pesantren dan visualisasi Mekah sebelum tahun 1926.

PMII Cabang Tegal

“Tim pembuat komik rela duduk berjam-jam dan berhari-hari di beberapa Ponpes di Jombang. Ponpes Tebuireng, Tambak Beras, Denanyar, sehingga bisa menggambarkan suasana pada masa itu. Sedangkan untuk kondisi Makah didapatkan dari Habaib di Surabaya yang punya gambar Makah tahun 1900-an,” lanjut Arif yang juga anggota DPRD Jatim.

Dari proses tersebut, Arif menjelaskan bahwa Komik NU itu benar-benar bisa menggambarkan cikal bakal dan perkembangan NU pada masa 1926. “Komik ini merupakan bagian dari karya anak-anak muda NU yang ingin memperlihatkan pada warga nahdliyin supaya lebih mengenal sejarah NU dan sejarah perjuangan para ulama,” ujarnya.

Peluncuran Komik NU edisi perdana itu juga dimeriahkan musik gambus Asy syub ban. Hadir dalam launching tersebut, KH Mustofa Bisri, Budayawan Dr Zawawi Imron, Drs H Choirul Anam dalam kapasitasnya sebagai pendiri Museum NU, pengamat dan peneliti NU. Hadir juga Wakil Walikota Surabaya Arif Affandi, Sekdaprov Jatim, Soekarwo, jajaran pengurus NU Jatim dan cabang, banom-banom NU, serta tokoh-tokoh masyarakat Jatim. (dtm/rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal PonPes, Santri, Tegal PMII Cabang Tegal

Rabu, 17 Januari 2018

Afsel Luncurkan Kartu Kredit Khusus Jamaah Haji

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Sebuah kartu kredit khusus untuk jamaah haji diluncurkan di Afrika Selatan oleh "Bidvest Bank", penyedia kartu perjalanan terbesar di dunia, yang akan memberi pelayanan bagi jamaah haji "kartu dengan mata uang dunia" (World Currency Bank), dengan denominasi riyal Saudi Arabia.

Jamaah haji Afrika Selatan tidak perlu membawa uang tunai lagi, dan akan lebih hemat dalam pembayaran dengan bantuan kartu kredit ini.

Afsel Luncurkan Kartu Kredit Khusus Jamaah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Afsel Luncurkan Kartu Kredit Khusus Jamaah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Afsel Luncurkan Kartu Kredit Khusus Jamaah Haji

Sebelumnya, jamaah haji Afrika Selatan harus menukarkan mata uang lokal mereka, Rand, ke Dollar Amerika, baru kemudian ke Riyal sehingga menimbulkan biaya nilai tukar yang mahal.?

PMII Cabang Tegal

“Kami percaya, kartu ini akan menjadi bagian dari kelengkapan dari rencana perjalanan ketika Muslim Afrika Selatan pergi ke Makkah, baik untuk pergi berhaji atau umroh,” kata Neil Capazorio, kepada Divisi Kartu Bidvest Bank.

Beberapa keunggulan lain dari kartu ini adalah, saldo milik jamaah akan terus diperbaharui, keuntungan pentinga lainnya adalah nilai tukar sudah dimasukkan sebelum keberangkatan.

PMII Cabang Tegal

Tidak ada proses yang rumit dalam aktivasi kartu ini, karena sangat cepat dan mudah dengan tetap memperhatikan masalah keamanan seperti dilansir oleh topnews.ae.

Disamping bisa ditukarkan langsung dengan Riyal, kartu ini menyediakan layanan praktis dari Rand ke Dollar Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, bisa juga ke Poundsterling Inggris, Yen Jepang, Yuan China, Rupee India dan Mauritania, Franc Swiss, Shekel Isreal, Dirham UAE, Reais Brazil, Bath Thai dan Peso Argentina. (islam.ru/mukafi niam)

Foto: youtube.com

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Berita, Tegal, Makam PMII Cabang Tegal

Kamis, 11 Januari 2018

Tumbuhkan Budaya Literasi, PMII Kentingan Adakan Diklat Jurnalistik

Solo, PMII Cabang Tegal

Melalui Badan Semi Otonom (BSO) yaitu Terkepal, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Kentingan mengadakan kegiatan diklat jurnalistik Solo, selama dua hari (25-26/3). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat PC PMII Kota Solo Jl Sawo III No 25 Klangsuran, Karangasem, Laweyan, Solo, Jawa Tengah.

Kegiatan bertema ‘Menumbuhkan Budaya Literasi dalam Menjawab Tantangan Zaman’ tersebut memiliki tujuan yaitu sebagai salah satu sarana untuk mendorong anggota dan kader PMII Komisariat Kentingan dalam dunia literasi. Selain itu, kegiatan ini sebagai sarana open recruitmen di dalam BSO Terkepal sendiri.

Tumbuhkan Budaya Literasi, PMII Kentingan Adakan Diklat Jurnalistik (Sumber Gambar : Nu Online)
Tumbuhkan Budaya Literasi, PMII Kentingan Adakan Diklat Jurnalistik (Sumber Gambar : Nu Online)

Tumbuhkan Budaya Literasi, PMII Kentingan Adakan Diklat Jurnalistik

Joko Priyono selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini selain mendorong dalam hal literasi kepada setiap peserta yang mengikuti diklat ini namun juga menekankan pada peran dan tanggung jawab sebagai anggota maupun kader PMII Komisariat Kentingan.

Dalam sambutannya dia menyampaikan kutipan dari Pramoedya Ananta Toer bahwa orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.

“Yang perlu digaris bawahi dari kutipan tersebut adalah masyarakat dan sejarah, kalau dihubungkan dengan organisasi PMII, bahwasannya dua tanggung jawab kita adalah memperjuangkan NKRI dan menyiarkan Islam yang berlandaskan Ahlussunnah Wal Jama’ah. Tentu dengan melihat tanggung jawab tersebut harapannya melalui dunia literasi kita akan selalu berusaha untuk mewujudkan dua hal tersebut,” papar Joko.

PMII Cabang Tegal

Dalam kesempatan lain, Tsaniananda, Ketua PMII Komisariat Kentingan, mengatakan bahwa literasi merupakan kata lain dari keberaksaraan yang mengandung dua hal yang pokok yaitu membaca dan menulis.

“Untuk memulai menumbuhkan budaya tersebut tentu kita harus memulai dengan hal yang sederhana seperti membiasakan untuk membaca, dan kemudian dikembangkan melalui metode berpikir yang nantinya bisa disampaikan lewat tulisan. Kalau budaya literasi tidak dikembangkan apakah kita akan masih berharap seperti para pejuang-pejuang literasi terdahulu seperti Al-Ghozali, Al-Kindi, Hatta, Pramoedya ataupun yang lainnya”, Terang Ninda.

PMII Cabang Tegal

Kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 17 peserta yang terdiri dari anggota dan kader PMII Komisariat Kentingan dengan cakupan lima materi yakni masing-masing adalah Penulisan Keilmiahan, Pengenalan Pers dan Jurnalistik, Pelatihan Desain Grafis, Teknik Penulisan Berita dan Opini di Media dan Gerakan Sosial Media. (Ajie Najmuddin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal AlaNu, Tegal PMII Cabang Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock