Tampilkan postingan dengan label Kajian Sunnah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian Sunnah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Maret 2018

Makesta NU Banyuwangi untuk Penggerak NU Masa Depan

Banyuwangi, PMII Cabang Tegal?



Koordinator Anak Cabang (Korancab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Banyuwangi menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) di Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Huda, Boyolangu, Giri, Banyuwangi Sabtu pagi (24/12) sampai Ahad siang (25/12).

Para peserta yang hadir merupakan delegasi dari berbagai kecamatan, di antaranya: Licin, Giri, Glagah, Kalipuro, dan Wongsorejo.?

Makesta  NU Banyuwangi untuk Penggerak NU Masa Depan (Sumber Gambar : Nu Online)
Makesta NU Banyuwangi untuk Penggerak NU Masa Depan (Sumber Gambar : Nu Online)

Makesta NU Banyuwangi untuk Penggerak NU Masa Depan

"Hal ini kami lakukan sebagai terobosan maksimalisasi manajemen gerakan dan kaderisasi di setiap Pimpinan Anak Cabang yang masih belum aktif," ujar ketua Koordinator Anak Cabang Hairul Mauli Tamimi.

Menurut Tamimi, Makesta ini juga salah satu langkah mencetak kader-kader muharrik (penggerak) NU masa depan.

PMII Cabang Tegal

Tak hanya itu, Haris Budi Utomo perwakilan dari pengurus PC IPNU Banyuwangi berpesan di hadapan kader-kadernya untuk senantiasa tetap meningkatkan prestasi belajar sekolah di samping aktif dalam kegiatan organisasi.

"Tak ada alasan bagi kalian aktif di organisasi menjadikan semangat belajar dan prestasi sekolah kendur. Hal ini sangat tidak kami inginkan. Pasalnya, banyak para pelajar tahun kemarin yang mendapatkan kuliah gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama rekom dari PC IPNU IPPNU Banyuwangi, akibat mereka yang tak surut semangat belajar dan berorganisasi," terang Haris, yang juga sebagai penggawa Departemen Kaderisasi IPNU Banyuwangi.

Dia menambahkan, keuntungan berorganisasi lainnya meningkatkan jaringan sosial kemasyarakatan. Sehingga dengan jalan ini kita dapat membaca peluang-peluang beasiswa kuliah dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam pembukaan acara dihadiri oleh perwakilan MWC NU Giri, MWC Kalipuro, PAC Muslimat Giri, PAC Ansor Giri, PAC Fatayat Giri, dan Perwakilan PC IPNU IPPNU Banyuwangi. (M. Sholeh Kurniawan/Abdullah Alawi)

PMII Cabang Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Kajian Sunnah, Budaya PMII Cabang Tegal

Selasa, 20 Februari 2018

Kader PMII Majalengka Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris

Majalengka, PMII Cabang Tegal. Para kader PMII Majalengka menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar diskusi rutin. Dengan pengantar itu, mereka berniat menciptakan lingkungan bahasa Inggris agar terbiasa dalam komunikasi sehari-hari.

Agenda ini dipandu oleh  instruktur dari Happy English Course Pare Kediri di Gazebo pesantren Raudlatul Mubtadiin Cisambeng, Palasah, Majalengka, Rabu (11/2) pagi.

Kader PMII Majalengka Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader PMII Majalengka Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader PMII Majalengka Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris

Kader PMII universitas Majalengka Mawah Khoerunnisa menyatakan rasa bangganya atas diskusi berpengantar bahasa Inggris. “Walaupun masih terus berlatih dalam menyusun kalimatnya, tapi hal ini menjadi kebanggaan.”

PMII Cabang Tegal

Mawah yang juga mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris ini menambahkan, pelatihan ini sangat membantu karena insya Allah ke depan pihaknya akan membentuk kelompok belajar dan kelompok paduan suara PMII yang memakai bahasa Inggris.

PMII Cabang Tegal

"Pokoknya anak PMII tiada henti harus memahami Bahasa Inggris. Soalnya, malam Jumat ada kegiatan pertemuan relijius dengan pidato berbahasa Inggris. Sementara malam Aha dada kegiatan pertemuan mingguan yang berisi drama english, debat berbahasa Inggris. Setiap hari peserta wajib berbicara bahasa Inggris,” ujar Ma’wah.

Sementara Ketua PMII Majalengka Iwan Irwanto mengatakan, walaupun agenda ini PMII hanya bersifat mengikut, namun itu sangat membantu para kader dalam menunjukkan kemampuannya selama beberapa hari mengikuti pelatihan di pesantren ini.

“Tak hanya itu para kader pula yang notabene bukan asli santri setidaknya bisa mengenal dunia pesantren dan nyantri di sini selama pelatihan berlangsung,” kata Iwan.

Iwan berharap ke depan para kadernya bisa lebih berdaya saing dengan organisasi mahasiswa lain dalam rekrutmen kadernya. Ini juga menjadi nilai plus bagi PMII Majalengka untuk menciptakan kader yang tak hanya mampu berwacana tapi mampu memperlihatkan kemampuannya khususnya komunikasi bahasa Inggris.

Acara dimulai pukul 20:00 dengan terlebih dahulu tahlillan dan ditutup dengan doa. Setiap hari 4 kali pembelajaran pukul 09-10 (grammar), pukul 10-11 (speaking), pukul 13.30-15 (tutorial program), pukul 16-17.30 (speaking), dan pukul 21-23 (grammar, trick, review). (Aris Prayuda/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Kajian Sunnah PMII Cabang Tegal

Selasa, 30 Januari 2018

Wapres: NU Aset Bangsa

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Wakil Presiden Boediono menyatakan rasa terima kasihnya atas atas upaya-upaya yang dilakukan Nahdlatul Ulama dalam menjaga dan mempertahankan Indonesia dari berbagai ancaman.

“NU merupakan pengawal Indonesia, terima kasih kepada NU,” katanya ketika membuka Global Peace Leadership Conference yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (16/10).

Wapres: NU Aset Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Wapres: NU Aset Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Wapres: NU Aset Bangsa

Pada kesempatan tersebut Boediono menjelaskan, umat manusia sekarang sedang mengalami pross perubahan yang cepat, yang bisa dikatakan sebagai revolusi tentang pemahaman atas kemajemukan dirinya.

PMII Cabang Tegal

Pada masa lalu, manusia memahami dirinya secara sempit, dengan sadar mengkotakkan dirinya pada ras, warna kulit, etnis dan lainnya serta tak segan-segan membunuh dan menyerang orang yang tak sama dengan mereka.

PMII Cabang Tegal

Kepicikan manusia ini mengalami puncaknya pada pertengahan abad 20 yang melahirkan peperangan dengan korban jutaan umat manusia. Tetapi kesadaran akan dirinya telah mendorong terjadinya upaya-upaya mengembangkan perdamaian dan persaudaraan.

“Bumi harus menjadi taman sari peradaban yang indah dan serasi,” katanya.

Pada abad 21 ini, kesadaran ini tumbuh semakin pesat serta menjadi nilai universal yang mengikat bersama, khususnya atas prinsip demokrasi dan hak asasi manusia yang meleetakkan individu pada kedudukan yang sejajar dan mulai mampu merayakan kemanusiaan ditengah keragaman.

Pendiri bangsa ini, juga telah ditempa dengan keberagaman sehingga membuat kesepakatan hidup bersama dalam damai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal IMNU, Kajian Sunnah, Santri PMII Cabang Tegal

Rabu, 24 Januari 2018

Pekan Depan, IPNU-IPPNU Rembang Gelar Lakut

Rembang, PMII Cabang Tegal. Pengurus IPNU-IPPNU Rembang tengah mempersiapkan Lakut yang akan diadakan pada Jumat-Ahad (14-16/11) mendatang. Selama tiga hari itu mereka mendapat pembekalan sejumlah materi kepemimpinan di Bumi Perkemahan Karangsari Park di desa Karangsari kecamatan Sulang, delapan kilometer dari arah utara Kota Rembang.

Sedikitnya 20 pelajar NU perwakilan PAC dan Komisariat sekabupaten Rembang, mengkuti pelatihan kader utama ini.

Pekan Depan, IPNU-IPPNU Rembang Gelar Lakut (Sumber Gambar : Nu Online)
Pekan Depan, IPNU-IPPNU Rembang Gelar Lakut (Sumber Gambar : Nu Online)

Pekan Depan, IPNU-IPPNU Rembang Gelar Lakut

Ketua panitia Abdul Rochim mengatakan, peserta akan dibekali materi Ke-IPNU-IPPN an, Aswaja, Peran Remaja dalam Masyarakat, Pengembangan Potensi, dan Kepemimpinan dan Keorganisasian.

PMII Cabang Tegal

Ketua IPNU Rembang Ahmad Qoif Ijnurin mengatakan, "Lakut ini diselenggarakan sebelum konferensi. Rencananya konferensi InsyaAllah pada akhir Februari mendatang."

PMII Cabang Tegal

Menurut Qoif, Lakut merupakan ujung tombak kaderisasi NU. "Agar kader NU ke depan lebih berintregritas, tanggung jawab, berakhlakul karimah serta mampu menghadapi perkembangan zaman," tambahnya.

Melalui kegiatan itu, ia berharap peserta mampu mengaplikasikannya dalam organisasi maupun di tengah masyarakat. (Moh Lilik Wijanarko Nawawi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Sejarah, Kajian Sunnah, Amalan PMII Cabang Tegal

Sabtu, 20 Januari 2018

Gus Ipul Dorong Mahasiswa UNU Sidoarjo Jadi Pengusaha Kreatif

Sidoarjo, PMII Cabang Tegal. Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menegaskan, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sidoarjo harus bisa mencetak lulusan yang kreatif dan inovatif. Pasalnya, di era modern saat ini persaingan usaha berada di industri kreatif.

?

"Banyak perusahaan besar yang karyawannya ribuan bangkrut gara-gara kurang kreatif. Sehingga kalah bersaing dengan perusahaan baru yang berbasis aplikasi," kata salah satu Ketua PBNU ini, saat menghadiri acara Masa Orientasi Mahasiswa Baru UNU Sidoarjo, Rabu (24/8).

Gus Ipul Dorong Mahasiswa UNU Sidoarjo Jadi Pengusaha Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Ipul Dorong Mahasiswa UNU Sidoarjo Jadi Pengusaha Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Ipul Dorong Mahasiswa UNU Sidoarjo Jadi Pengusaha Kreatif

?

Masa Orientasi Mahasiswa Baru UNU Sidoarjo (OSMABUNDA) ini dilaksanakan selama tiga hari di Hall Rahmatul Ummah Annahdliyah UNU Sidoarjo, Jawa Timur dan diikuti sekitar 320 mahasiswa baru.

?

PMII Cabang Tegal

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul sapaan akrab Wakil Gubernur Jatim juga membuka acara sekaligus memberikan beasiswa kepada dua orang mahasiswa, yakni Muchammad Lailul Romadhon dan Febriyanti Riyuan Ariyani.

?

PMII Cabang Tegal

"Hal pertama yang harus dilakukan oleh mahasiswa baru adalah bersyukur. Pasalnya, ada ratusan ribu lulusan SMA sederajat yang tidak bisa meneruskan ke jenjang perguruan tinggi. Karena bisa kuliah merupakan kesempatan yang sangat berharga dan mahal," katanya.

?

Di tempat yang sama, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah akan mendorong pembangunan gedung baru UNU Sidoarjo. Pasalnya, setiap tahunnya jumlah mahasiswa UNU terus bertambah.

?

"Ngomongnya sama saya, berarti saya diingatkan, gekno ndang cepet-cepet iki kantore entek (cepat bangunkan kampus, karena kampus lama tidak mencukupi)," tutur Syaiful Ilah sambil tertawa.

?

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur H Saifullah Yusuf, Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah, dan Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo ? Sulamul Hadi Nurmawan serta Ketua PCNU Sidoarjo, KH Abdi Manaf. (Moh Kholidun/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Hikmah, Kajian Sunnah, Daerah PMII Cabang Tegal

Jumat, 19 Januari 2018

Bank Sampah Ampelgading, Ubah Sampah Jadi Berkah

Malang, PMII Cabang Tegal

Sepertinya, sampah selalu menjadi masalah tersendiri bagi masyarakat, tidak hanya bakteri yang akan dilahirkan sampah, prilaku manusia yang kurang sadar akan akibat buruk dari membuang sampah sembarangan menjadikan sampah menjadi penyakit masyarakat yang kronik saat ini, terlebih saat musim hujan.

Bank Sampah Ampelgading, Ubah Sampah Jadi Berkah (Sumber Gambar : Nu Online)
Bank Sampah Ampelgading, Ubah Sampah Jadi Berkah (Sumber Gambar : Nu Online)

Bank Sampah Ampelgading, Ubah Sampah Jadi Berkah

Di sudut kota malang, tepatnya Desa Taman Asri, Kecamatan Ampelgading, Malang, Jawa Timur sampah menjadi berkah untuk tabungan para Nasabah dengan terus berinvestasi sampah di Bank Sampah Ampelgading Malang. 

Berbeda dengan sistem Bank Sampah pada umumnya, beberapa yang telah diketahui publik sampah ditabung untuk kebutuhan berobat, adapula yang dialokasikan menjadi biaya pendidikan. Di Ampelgading, sampah yang diinvestasikan akan menjadi uang kapanpun sang nasabah membutuhkan, bahkan bisa diambil diawal dengan cicilan sampah tiap harinya.

Salah satu pendirinya Fauzan, Aktivis PMII dan sekarang mendedikasikan dirinya pada lingkungan hidup disekitarnya mengungkapkan, ide ini muncul karena seringnya masyarakat yang tidak tau manfaat sampah, memisahkan sampah organik dan non organik, dan cara mengolahnya. Bank Sampah Ampelgading menjembatani itu dan memberikan keuntungan berupa tabungan yang bisa diambil kapan saja, bahkan bisa dengan cara piutang.

Baru berjalan beberapa bulan, ide kreatif Bank Sampah langsung disambut hangat oleh masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga yang sudah terbiasa mengelolah sampah dapur dirumahnya.

PMII Cabang Tegal

“Selama ini, ibu-ibu yang menjadi Nasabah Bank Sampah Ampelgading, sering menabung untuk hari-hari besar, banyak yang diambil saat Maulid, dan lebih banyak yang mengambil tabungannya saat lebaran” ujar Fauzan.

Dua tahun berjalan, Bank Sampah Ampelgading menjadi pusat pengelolaan sampah milik bersama. Tak hanya pengurus yang mau mengelola sampah, warga sekitar mulai sadar misi Bank Sampah. Diantaranya melestarikan lingkungan dengan bersih dan asri, hingga seringkali warga ikut andil dan gotong royong untuk program-proram yang dilakukan oleh Bank Sampah Ampelgading. (Dian Manzila/Fathoni)

PMII Cabang Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Kajian Sunnah, Kajian PMII Cabang Tegal

Rabu, 03 Januari 2018

Santri Nuris Sabet Juara 1 Mechanical Engineering Competition

Jember, PMII Cabang Tegal - Santri Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Antirogo, Jember, Jawa Timur, Nur Imam Mafatih sukses menyabet gelar juara 1 Mechanical Engineering Competition 2016 se-Jawa Timur, akhir pekan lalu.

Kompetisi yang dihelat oleh Himpunan Mahasiswa Mesin Universitas Jember tersebut diikuti oleh lebih dari 750 peserta yang berasal dari seluruh SMK se-Jawa Timur. Seleksi tahap pertama lomba tersebut dilakukan serentak di enam rayon, yakni Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang dan Probolinggo, dimulai sejak tanggal 21 Agustus 2016. Dari seleksi tersebut tersaring 25 peserta.

Santri Nuris Sabet Juara 1 Mechanical Engineering Competition (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Nuris Sabet Juara 1 Mechanical Engineering Competition (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Nuris Sabet Juara 1 Mechanical Engineering Competition

“Saya sendiri berada di urutan ke-15. Tapi saya optimis bisa mempersembahkan yang terbaik untuk almamater Nuris,” ucap Imam yang merupakan siswa Kelas XII TSM SMK Nuris di Jember, Ahad (31/10).

Di babak semifinal dan final yang digelar di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Jember, Imam berhasil melewati serangkaian tes hingga akhirnya panitia menahbiskannya sebagai juara pertama.

PMII Cabang Tegal

Menurut Imam, ujian di babak semifinal dan final cukup rumit. Selain tes teori tulis, yaitu menyangkut cara kerja motor matic, juga disuguhkan tes praktik (trouble shooting motor matic). Di sesi ini, panitia menyediakan motor trouble (mati), dan peserta diminta untuk menyelesaikan motor yang trouble tersebut dengan waktu yang dibatasi. “Alhamdulillah saya bisa menyelesaikannya dengan baik. Ini semua berkat pembinaan guru yang mumpuni serta dukungan penuh dari pengasuh pesantren,” ungkapnya.

PMII Cabang Tegal

Sementara itu, Kepala SMK Nuris, Haryono mengaku bangga dengan capaian prestasi tersebut. Menurutnya, yang paling membanggakan adalah bahwa Imam adalah seorang santri sekaligus siswa lembaga di pesantren, sehingga prestasinya juga membawa nama harum pesatnren (Nuris).

”Untuk diketahui, seluruh siswa di lembaga Nuris, diwajibkan mondok. Kalau bicara teknik mesin, SMK Nuris siap bersaing. Apalagi sekolah kami telah memiliki LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang terakreditasi oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan),” urainya. (Aryudi A. Razaq/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Kajian Sunnah PMII Cabang Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock