Tampilkan postingan dengan label Fragmen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fragmen. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Februari 2018

Dirikan Basecamp, Pelajar NU Mojoduwur Ajak Anggota Lebih Kreatif

Jombang, PMII Cabang Tegal. Pengurus Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU) Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jawa Timur mengajak setiap divisi kepengurusan agar lebih kreatif dengan adanya basecamp ranting IPNU-IPPNU setempat, khususnya dibidang kerajinan tangan dan pengembangan bakat lainnya.

Sebelumnya, mereka telah merutinkan kegiatan kerajinan tangan membuat aksesoris setiap pekan kurang lebih selama dua bulan terahir sebelum adanya basecamp. Dalam perkembangannya hasil kerajinan inimampu menarik beberapa pedagang aksesorisuntuk menjadi pelanggan mereka, bahkan tidak kurang dari 10 orangsetiap pekan.?

Dirikan Basecamp, Pelajar NU Mojoduwur Ajak Anggota Lebih Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)
Dirikan Basecamp, Pelajar NU Mojoduwur Ajak Anggota Lebih Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)

Dirikan Basecamp, Pelajar NU Mojoduwur Ajak Anggota Lebih Kreatif

“Kita sebelumnya memang sudah intensif mengadakan kerajinan tangan membuat aksesoris. Ya lumayan, hasilnya juga memuaskan dan banyak pedagang-pedagang yang sudah mulai memesannya,” kata Lila Aiziyah, Ketua PR IPPNU Mojoduwur, kepada PMII Cabang Tegal saat dihubungi, Ahad (6/12).

PMII Cabang Tegal

Ia berharap keberadaan basecamp itu menjadi motivasi tersendiri bagi semua anggota dan pengurus ranting lebih aktif dan sungguh-sungguh dalam menjalankan program-programnya. “Selama ini yang menjadi prioritas kita adalah basecamp. Basecamp kita sudah punya, tugas kita sekarang adalah memanfaatkannya sebaik mungkin, termasuk menjalankan program-program kita ke depan,” ungkapnya.

Kantor IPNU-IPPNU ini diresmikan pada Ahad pagi, (6/12/2015) bersama segenap pengurus ranting Kecamatan Mojowarno. Sebelum diresmikan mereka memanjatkan doa dan tahlil bersama kemudian dilanjutkan dengan acara tumpengan (makan bersama). “Semoga dengan adanya basecamp ini kita bisa rutin dan semangat menggagas ide-ide dalam berkarya,” harapnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal Pendidikan, Fragmen, Syariah PMII Cabang Tegal

Sabtu, 10 Februari 2018

IPPNU Siapkan Pelantikan Pengurus Baru

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) tengah mempersiapkan waktu dan tempat pelantikan pengurus baru pengurus PP IPPNU hasil pemilihan kongres ke-XVI di Pelembang akhir 2012 lalu.



IPPNU Siapkan Pelantikan Pengurus Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
IPPNU Siapkan Pelantikan Pengurus Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

IPPNU Siapkan Pelantikan Pengurus Baru

Demikian dikatakan oleh Sekretaris Umum PP IPPNU Wildatus Tsururoh kepada PMII Cabang Tegal per telepon, Senin (11/3) petang.

Menurut Wilda, kemungkinan pelantikan pengurus baru akan jatuh pada tanggal 15 Maret 2013. Karena, PP IPPNU mengikuti jadwal kosong Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj yang baru pulang umroh tanggal 11 Maret ini.

“Kita rencananya mengambil tempat di Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini, Jakarta Pusat. Namun, jadwal kegiatan di TIM sudah penuh pada tanggal rencana pelantikan,” kata Wilda.

PMII Cabang Tegal

Karenanya, jajaran panitia pelantikan kini memiliki dua alternatif tempat, Hotel Akasia dan Perpustakaan Nasional. Kita akan mempertimbangkan kembali tempat yang cocok untuk pelantikan ke depan, tambah Wilda.

Pelatikan pengurus PP IPPNU masa bakti 2012-2015 meleset dari jadwal semula, awal Maret 2013. Perubahan jadwal pelantikan disebabkan antara lain penyesuaian dengan jadwal tamu undangan.

PMII Cabang Tegal

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Fragmen, Sholawat, Lomba PMII Cabang Tegal

Kamis, 25 Januari 2018

Umrah, Hadiah Pemenang Tahfidz Quran Pesantren Daunnajah

Jakarta, PMII Cabang Tegal



Pesantren Darunnajah Jakarta mengelar Musabaqoh Hifzhul Quran yang ke-3 antar Pondok Pesantren se-Indonesia. Musabaqoh Hifzhul Quran merupakan acara rutin setiap tahun, yag pada tahun ini bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda  ke-89. 

Umrah, Hadiah Pemenang Tahfidz Quran Pesantren Daunnajah (Sumber Gambar : Nu Online)
Umrah, Hadiah Pemenang Tahfidz Quran Pesantren Daunnajah (Sumber Gambar : Nu Online)

Umrah, Hadiah Pemenang Tahfidz Quran Pesantren Daunnajah

Ketua Panitia Sofwan Manaf megungkapkan Musabaqoh Hifzhul Quran ini adalah salah satu cara untuk mencerdaskan kader bangsa.

“Agar mencintai Agama dan Negara, para santri juga diharapkan membawa nilai-nilai Al Quran, mampu menjaga toleransi dan keberagaman yang ada di Indonesia serta berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan demi terciptanya cinta tanah air Indonesia raya," ungkapnya pada Jumat, (27/10).

Sofwan mengatakan sebanyak 426 hafidz dan hafidzah dari pesantren se-Indonesia menjadi peserta kegiatan tersebut. Mereka sebelumnya mengikuti seleksi di 14 kota meliputi Medan, Kuningan, Tidore, Maros,

Tenggarong, Martapura, Dumai, Palembang, DKI Jakarta, Magelang, Surabaya, Bondowoso, Sumbawa, dan Lombok.

PMII Cabang Tegal

Para pemenang (terbaik) pada tiap golongan, baik putra dan putri mendapatkan hadiah ibadah umroh. Sedangkan terbaik 2, 3, harapan 1, dan harapan 2 mendapatkan dana pembinaan. (Kendi Setiawan)

PMII Cabang Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal RMI NU, Fragmen, Pendidikan PMII Cabang Tegal

Selasa, 16 Januari 2018

PBNU Kutuk Rencana Pemindahan Makam Nabi

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menegaskan upaya untuk memindahkan makam suci Nabi Muhammad harus ditentang keras oleh umat Islam.

“Allah yang akan menjaga Utusan-Nya, semoga yang akan membongkar makam beliau dilaknat Allah,” tegasnya, Rabu.?

PBNU Kutuk Rencana Pemindahan Makam Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Kutuk Rencana Pemindahan Makam Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Kutuk Rencana Pemindahan Makam Nabi

Kiai Said yang menyelesaikan pendidikan doktornya di Universitas Ummul Qura Makkah ini menjelaskan, memang, ada kebencian mendalam orang-orang Wahabi terhadap jamaah yang menziarahi makam Rasulullah karena hal itu dianggap syirik.?

PMII Cabang Tegal

“Banyak orang Arab Saudi yang sudah bepergian ke pojok-pojok dunia, tetapi belum pernah ke Madinah,” jelasnya.

Ia menggambarkan hal ini, seperti orang Indonesia yang sudah pergi ke mana-mana, tetapi belum pernah mengunjungi Candi Prambanan atau Borobudur.?

PMII Cabang Tegal

Sebelumnya, harian The Independent melaporkan adanya proposal yang sudah disebarkan di lingkungan pengelola dua masjid suci, masjidil haram dan masjid nabawi, salah satunya berisi rencana tentang pemindahan makam nabi dari Masjid Nabawi ke pemakaman al Baqi, dan menjadikan makam nabi anonim sebagaimana makam-makam keluarga nabi yang sebelumnya sudah dipindah ke tempat tersebut. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal RMI NU, Kajian, Fragmen PMII Cabang Tegal

Kamis, 11 Januari 2018

Ketua Baru IPNU Ponorogo Janji Tambah Anak Cabang dan Komisariat

Ponorogo, PMII Cabang Tegal

Ketua baru Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Roni Yudianto mengatakan, pihaknya akan segera bekerja dengan merumuskan? konsep pengembangan IPNU Ponorogo ke depan.? Rumusan tersebut akan ditindaklanjuti dengan langkah nyata, di antaranya pendirian PAC baru di beberapa kecamatan yang belum terbentuk.

“IPNU Ponorogo akan segera melakukan silaturahmi dan menjalin kerja sama dengan LP Ma’arif NU Ponorogo dalam usaha mendirikan komisariat di sekolah-sekolah yang berbasis NU,” katanya.

Ketua Baru IPNU Ponorogo Janji Tambah Anak Cabang dan Komisariat (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua Baru IPNU Ponorogo Janji Tambah Anak Cabang dan Komisariat (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua Baru IPNU Ponorogo Janji Tambah Anak Cabang dan Komisariat

Selain itu, hal krusial yang mendapat perhatian serius dari pengurus IPNU Ponorogo baru adalah terkait peningkatan sumber daya manusia pengurus dan anggota IPNU. Penataan kembali pola kaderisasi dalam tubuh IPNU juga dianggap perlu.

PMII Cabang Tegal

Roni terpilih sebagai ketua IPNU Ponorogo masa khidmah 2016-2018, menggantikan ketua IPNU Ponorogo domisioner, Muhammad Dardiri, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XXVI IPNU yang dirangkai dengan peringatan hari lahir (Harah) IPNU ke-62 di MTs MA Ma’arif Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.

Dalam forum musyawarah tertinggi pelajar NU Kota Reog yang berangsung 26-28 Februari 2016 tersebut Roni memperoleh suara terbanyak, yakni 22 suara. Ia mengungguli rekanya Eko Triono yang memperoleh 11 suara. Sedangkan 1 suara tidak sah. Peserta Konfercab yang memberikan suara terdiri dari Pengurus Anak Cabang (PAC), Pengurus Komisariat, dan Pengurus Ranting IPNU se-Kabupaten Ponorogo.

PMII Cabang Tegal

Konfercab bertema “Loyalitas dan Integritas Pelajar Islam untuk Ulama dan Bangsa” ini juga diisi dengan kegiatan seminar Extreme Motivation menyongsong generasi emas dengan pemateri Mufarrihul Hazin.

Selain dihadiri oleh puluhan kader, Konfercab juga dihadiri oleh Muspika Kecamatan Balong, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU, Perwakilan Badan Otonom serta pengurus cabang IPNU Ponorogo. (Zaenal Faizin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Fragmen PMII Cabang Tegal

Sabtu, 06 Januari 2018

Raja Salman, Penguasa Baru Arab Saudi

Riyadh, PMII Cabang Tegal. Dikenal sebagai seorang moderat yang memahami tuntutan ulama konservatif, suku yang berkuasa dan populasi muda yang terus meningkat, Raja Salman bin Abdul Aziz akan melanjutkan reformasi sosial dan ekonomi yang dimulai Raja Abdullah, yang mangkat pada Jumat dini hari.

Raja Salman, Penguasa Baru Arab Saudi (Sumber Gambar : Nu Online)
Raja Salman, Penguasa Baru Arab Saudi (Sumber Gambar : Nu Online)

Raja Salman, Penguasa Baru Arab Saudi

"Menurut saya dia bisa dengan baik menjaga keseimbangan rumit yang harus dia lakukan untuk menggerakkan masyarakat ke depan dengan tetap menghargai tradidi dan cara konservatif," kata Robert Jordan, yang menjadi duta besar Amerika Serikat di Riyadh tahun 2001 sampai 2003.

Salman mengendalikan salah satu media terbesar di dunia Arab. Dia yakin demokrasi tidak cocok dengan kerajaan konservatif dan mendukung kehati-hatian dalam reformasi sosial dan budaya menurut kawat diplomatik Amerika Serikat tahun 2007 yang disiarkan oleh WikiLeaks.

PMII Cabang Tegal

Selama hampir 50 tahun Salman menjabat sebagai gubernur Provinsi Riyadh, satu peran yang melibatkan kerja dekat dengan konservatif tradisional dan teknokrat liberal dalam membangun ibu kota Arab Saudi dari kota gurun kecil menjadi metropolis utama.

PMII Cabang Tegal

Ketika kedua kakak, putra mahkota Sultan dan Nayef, wafat, Salman ditunjuk menjadi Menteri Pertahanan pertama dan ahli waris.

Portofolio pertahanan melibatkan penyelenggaraan kementerian dengan pengeluaran terbesar itu, yang melakukan pembelian senjata masif untuk memperkuat ikatan dengan sekutu seperti Amerika Serikat, Inggris dan Prancis.

Dia telah menjadi bagian dari lingkaran dalam keluarga penguasa al-Saud, yang membentuk dan masih mendominasi kerajaan gurun itu bersama dengan ulama selama berpuluh tahun.

Dalam keluarga kerajaan yang menjadikan hak untuk menjaga dua tempat suci umat Islam, Makkah dan Madinah, sebagai landasan, Salman punya reputasi sebagai sosok yang saleh dan berpandangan ke depan.

"Dia pandai, politis, berhubungan dengan basis konservatif tapi juga berpikiran cukup modern," kata bekas diplomat di Riyadh itu dalam wawancara tentang proses suksesi kerajaan dengan kantor berita Reuters.

Gubernur Riyadh

Sebagai gubernur Riyadh dari tahun 1962 sampai 2011, Salman melakukan lebih banyak kerja sama dengan pemerintah asing dibandingkan dengan kebanyakan senior kerajaan.

Peran itu juga memberi dia tanggung jawab untuk menengahi sengketa antar anggota keluarga kerajaan yang bertikai, menempatkan dia di pusat struktur kekuasaan paling penting dalam kerajaan.

Dalam pertemuan dengan duta besar Amerika Serikat pada Maret 2007, kawat yang disiarkan oleh WikiLeaks menyebutkan bahwa Salman mengatakan reformasi sosial dan budaya yang dimulai Raja Abdullah mesti bergerak perlahan karena dikhawatirkan menimbulkan reaksi dari kelompok konservatif.

Dia juga menentang pengenalan demokrasi di kerajaan, menyitir pembagian kawasan dan kesukuan, dan mengatakan kepada duta besar bahwa solusi konflik Palestina-Israel penting untuk stabilitas Timur Tengah.

Jordan mengatakan Pangeran Salman semula tidak mempercayai keikutsertaan warga Saudi dalam serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat tapi sikapnya kemudian berubah setelah melihat bukti kuat bahwa 15 dari 19 pembajak pesawat adalah warga negaranya.

"Dia tidak begitu saja menerima semua yang dikatakan Amerika Serikat, tapi pada waktu yang sama dia memahami pentingnya hubungan, yang melampaui minyak," kata Jordan.

Kekuasaan Kerajaan

Dengan sosok yang kuat dan berjenggot, Salman adalah pangeran yang dikatakan lebih mirip dengan sang ayah, Raja Abdul Aziz Ibn Saud, dibandingkan saudaranya yang lain.

Sebagai salah satu dari apa yang disebut "tujuh Sudairi" - saudara yang lahir dari istri kesayangan Ibn Saud, Hassa bint Ahmed al-Sudairi - Salman telah berada di pusat kekuasaan kerajaan selama puluhan tahun.

Saudara kandungnya dalam keluarga dengan lebih dari 30 saudara tiri itu termasuk mendiang Raja Fahd serta Putra Mahkota Sultan dan Nayef, dan bekas menteri dalam negeri Pangeran Ahmed.

Salman lahir tahun 1936 di Riyadh, yang dulu merupakan kota oasis dengan bangunan batu bata dari lumpur di dalam kerajaan baru yang belum menemukan sumber minyak serta menggantungkan pendapatan dari peziarah yang mengunjungi Makkah dan Madinah, perkebunan kurma dan penggembalaan unta.

Salah satu putranya, Pangeran Sultan bin Salman, menjadi astronot Arab pertama, terbang menggunakan pesawat antariksa Amerika Serikat, Discovery, pada 1985.

Pangeran Sultan sekarang menjadi menteri pariwisata, sementara putra yang lain, Pangeran Abdul Aziz, menjadi wakil menteri perminyakan.

Dalam lima dekadenya memerintah Riyadh dan sekitarnya, Salman mengawasi pembangunan ibu kota dari kota gurun besar menjadi metropolis berpenduduk 4,6 juta jiwa.

Pangeran Salman belajar di "sekolah pangeran" di istana Ibn Saud dari imam Masjidil Haram di Makkah, menandakan pentingnya Ibn Saud melekat pada keyakinan Islam murni, demikian seperti dilansir kantor berita Reuters. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Fragmen PMII Cabang Tegal

Senin, 18 Desember 2017

Pesantren, Lokomotif Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Sebagai salah satu pusat rujukan masyarakat, pesantren dituntut mengembangkan peran untuk menyesuaikan dengan kebutuhan lingkungannya. Di samping menjadi wahana dakwah Islam dan kaderisasi ulama, pesantren bisa pula menjadi lokomotif pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat.

Semangat inilah yang diperjuangkan Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama atau asosiasi pesantren NU melalui program “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pesantren”. Selama tiga bulan terakhir RMI secara gencar melatih ratusan santri dan masyarakat di sekitar pesantren untuk aktif di bidang kewirausahaan.

Pesantren, Lokomotif Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren, Lokomotif Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren, Lokomotif Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Akhir April lalu (28-30/4), RMI menggelar pelatihan usaha kecil menengah (UKM) di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon. Sebelumnya, kegiatan serupa diadakan di Pesantren Al-Ikhlas, Boyolali, dengan segmen usaha penggemuakan sapi, serta di Pesantren Al-Huda, Ciamis, dengan segmen usaha pertukangan dan industri mebel.

PMII Cabang Tegal

Program yang diikuti para santri senior dan pemuda dari masyarakat di sekitar pesantren ini merupakan hasil kerja sama antara RMI dan Corporate Social Responbility (CSR) Bank Mandiri. Selain menggelar pelatihan, gerakan pemberdayaan ini disertai pendampingan selama kurang lebih satu tahun, untuk mematangkan kesiapan peserta menjadi wirausahaan sesuai bidang yang digelutinya.

PMII Cabang Tegal

Ketua Pengurus Pusat RMI KH Amin Haedari mengakui, pesantren sejak lama menyimpan potensi besar dan beragam. Karena itu, pesantren harus mampu berkontribusi untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. “Yang penting, bagaimana semangat kita untuk membangun diri,” ujarnya.

Supaya tetap relevan, RMI sengaja memilih segmen pelatihan yang disesuaikan dengan potensi pesantren dan lingkungannya. Selanjutnya, pesantren bersangkutan diharapakan sanggup mengembangkan pengalaman ini kepada pesantren-pesantren lain.

Saat ini RMINU tengah mulai melakukan pendampingan dan bantuan modal usaha sebagai kelanjutan program ini. Di luar pembangkitan etos wirausaha, program kerja sama ini juga telah menyiapkan program pembangunan sanitasi dan air bersih di sejumlah pesantren di Indonesia.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Kajian Sunnah, Amalan, Fragmen PMII Cabang Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock