Tampilkan postingan dengan label Sholawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sholawat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Februari 2018

Inilah Sejumlah Masalah Jakarta Menurut Yenny Wahid

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Kota Jakarta sebagai ibu kota negara memiliki sejumlah masalah kronis yang harus segera diselesaikan oleh pemimpinnya.

Inilah Sejumlah Masalah Jakarta Menurut Yenny Wahid (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Sejumlah Masalah Jakarta Menurut Yenny Wahid (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Sejumlah Masalah Jakarta Menurut Yenny Wahid

Masalah itu tidak sebatas pada perbaikan infrastruktur semata, tapi membuat warga Jakarta dapat hidup lebih manusiawi dan sejahtera, kata putri mendiang Presiden keempat Indonesia, Abdurrahman Wahid, yaitu Yenny Wahid, di Jakarta, Rabu.

"Yang dibutuhkan saat ini suatu terobosan dan inovasi untuk mengatasi berbagai persoalan di Jakarta. Siapa yang bisa melakukannya, tentunya pemimpin," kata Yennny seusai bertemu Wakil Gubernur DKI Jaya, Basuki Purnama (Ahok) di Balai Kota.

PMII Cabang Tegal

Menurut perempuan kelahiran Jombang, 29 Oktober 1974, ini tidak sulit melihat masalah di Jakarta karena hanya seputar rendahnya kesejahteraan, buruknya infrastruktur dan penataan kota.?

Namun, hal yang tersulit yakni mendapatkan pemimpin yang mau mengubah Jakarta menjadi lebih baik.

PMII Cabang Tegal

"Saya melihat kualitas itu ada di Ahok. Tapi, sekali lagi, waktu dia memimpin tergolong singkat jadi butuh suatu terobosan. Jika tidak, orang tidak akan percaya lagi," Direktur Wahid Institute ini.

Menurutnya, sudah terjadi perbaikan dalam sistem tata kelola pemerintahan dari tingkat kelurahan hingga provinsi di DKI Jakarta.

Ia pun merasakannya sendiri karena mengalami kemudahan dalam pengurusan dokumen kependudukan.

"Sebelumnya jika ngurus kartu tanda penduduk bisa dipimpong hingga berminggu-minggu. Kini tidak lagi karena sudah ada sistem pengawasan dari atas ke bawah, lurah yang bermasalah dapat dilaporkan langsung," ujar dia. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Pesantren, Kiai, Sholawat PMII Cabang Tegal

Selasa, 13 Februari 2018

Sila Keempat Rumusan Kiai Ahlussunnah Wal Jamaah

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Sila keempat dalam Pancasila merupakan rumusan para kiai Ahlussunnah wal Jamaah (aswaja). Penandanya dapat dilihat dalam pilihan kata yang dituangkan dalam sila keempat itu sendiri. Pilihan kata itu sangat khas para kiai aswaja yang bergelut dengan literatur keislaman.

Wakil Ketua Umum PBNU KH Asad Said Ali menyampaikan perihal itu dalam forum diskusi lingkar muda NU di Gedung PBNU lantai, Jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Rabu (8/5) sore.

Sila Keempat Rumusan Kiai Ahlussunnah Wal Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)
Sila Keempat Rumusan Kiai Ahlussunnah Wal Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)

Sila Keempat Rumusan Kiai Ahlussunnah Wal Jamaah

“Kata ‘hikmah dan permusyaratan’ sangat tegas milik para kiai aswaja. Tanpa usulan mereka, dua kata itu takkan hadir dalam sila keempat Pancasila,” kata KH Asad Said Ali di hadapan sedikitnya 17 anak muda NU dari pelbagai komunitas.

PMII Cabang Tegal

Bagi KH Asad Said Ali, para kiai aswaja merupakan ahli hikmah itu sendiri. ia menemukan penjelasannya dari Syekh Abdurrahman Al-Ghadri seorang ulama Libanon yang mengatakan, ahli hikmah itu adalah para ulama yang mendasarkan diri pada Al-Quran, Hadis, Ijmak, dan Qiyas. 

PMII Cabang Tegal

Dari situ, KH Asad Said Ali menyimpulkan, para kiai aswaja di Indonesia menyampaikan gagasannya pada dua kata di atas. Hikmah kebijaksanaan dan permusyawaratan menjadi dasar penyelesaian masalah kerakyatan.

Diskusi berlangsung selama satu setengah jam. Usai pemaparan materi diskusi yang bertajuk NU dan Politik oleh KH Asad Said Ali, kesempatan tanya jawab jawab dibuka.

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Sholawat PMII Cabang Tegal

Senin, 12 Februari 2018

Dari Perang Diponegoro hingga Resolusi Jihad

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Sebagai rangkaian peringatan hari lahir atau harlah ke-28, Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa mengkaji dua buku sekaligus, Selasa (21/1) besok di aula utama kantor PBNU Jakarta. Buku pertama tentang Pangeran Diponegoro bertajuk “Kuasa Ramalan” dan buku kedua bertajuk “Lasykar Ulama-Santri dan Resolusi Jihad”.

Dari Perang Diponegoro hingga Resolusi Jihad (Sumber Gambar : Nu Online)
Dari Perang Diponegoro hingga Resolusi Jihad (Sumber Gambar : Nu Online)

Dari Perang Diponegoro hingga Resolusi Jihad

Buku Kuasa Ramalan: Pangeran Diponegoro dan Akhir Tatanan Lama di Jawa (1785-1855) ditulis oleh peneliti kebudayaan Jawa dari Amerika Serikat, Dr Peter Carey. Ia adalah seorang yang paling serius dan banyak sekali karyanya tentang Pangeran Diponegoro.

Buku Kuasa Ramalan itu cukup tebal, lebih dari seribu halaman yang dibegi ke dalam tiga jilid. Menurut Ketua Panitia Harlah, M. Roghib, Peter Carey berkenan hadir dan mempresentasikan di acara bedah buku besok.

PMII Cabang Tegal

Buku kedua “Lasykar Ulama-Santri dan Resolusi Jihad” karya Zainul Milal Bizawie sebenarnya baru akan diluncurkan awal Februari besok. “Penulinya sudah berkenan buku itu dibedah besok,” kata Roghib.

Sebagai pembahas, sejarawan NU Agus Sunyoto dihadirkan dari Malang, Jawa Timur. Kajian dan bedah buku akan dipandu langsung oleh penulis muda NU paling popular, Ahmad Baso. Bedah buku dimulai pukul 13.00 WIB.

PMII Cabang Tegal

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pencak Silat Pagar Nusa H Aizuddin Abdurrahman mengatakan, dua buku yang akan dibedah itu memiliki kesamaan momentum dan pelaku. Ada semangat yang ingin digali dari dua buku itu.

“Perlawanan Pangeran Diponegoro itu merupakan awal kebangkitan Nusantara. Lalu Resolusi Jihad menunjukkan posisi ulama dan santri di garda depan menegakkan Indonesia,” katanya.

Peringatan harlah ke-28 Pagar Nusa telah dimulai pada 3 Januari 2014 lalu, tepat di hari lahir Pagar Nusa, di kantor pusat Pagar Nusa, lantai 7 gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164. Sejumlah pengurus menggelar tumpengan dan syukuran kecil-kecilan sambil menyiapkan serangkaian kegiatan.

Kegiatan harlah akan dilanjutkan dengan halaqah tentang Pagar Nusa sebagai pengawal ulama dan partisipasinya di bidang pertahanan keamanan pada 29 Januari 2014 di gedung PBNU, lalu disusul acara Silaturrahim Nasional (Silatnas) Majelis Pendekar Pencak Silat NU Pagar Nusa sampai 30 Januari siang di tempat yang sama.

Acara puncak peringatan Harlah ke-28 Pagar Nusa akan diadakan di Pondok pesantren Walisongo Cibinong, Bogor pada 30 Januari malam.

Sebagai bagiaan dari acara harlah ke-28, pada 7-16 Februari diselenggarakan pelatihan pelatih pencak silat di Pusdiklat Rengasdengklok Karawang, Jawa Barat. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memelihara kontinuitas sekaligus regenerasi bagi para pelatih pencak silat. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Sholawat PMII Cabang Tegal

Sabtu, 10 Februari 2018

IPPNU Siapkan Pelantikan Pengurus Baru

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) tengah mempersiapkan waktu dan tempat pelantikan pengurus baru pengurus PP IPPNU hasil pemilihan kongres ke-XVI di Pelembang akhir 2012 lalu.



IPPNU Siapkan Pelantikan Pengurus Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
IPPNU Siapkan Pelantikan Pengurus Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

IPPNU Siapkan Pelantikan Pengurus Baru

Demikian dikatakan oleh Sekretaris Umum PP IPPNU Wildatus Tsururoh kepada PMII Cabang Tegal per telepon, Senin (11/3) petang.

Menurut Wilda, kemungkinan pelantikan pengurus baru akan jatuh pada tanggal 15 Maret 2013. Karena, PP IPPNU mengikuti jadwal kosong Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj yang baru pulang umroh tanggal 11 Maret ini.

“Kita rencananya mengambil tempat di Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini, Jakarta Pusat. Namun, jadwal kegiatan di TIM sudah penuh pada tanggal rencana pelantikan,” kata Wilda.

PMII Cabang Tegal

Karenanya, jajaran panitia pelantikan kini memiliki dua alternatif tempat, Hotel Akasia dan Perpustakaan Nasional. Kita akan mempertimbangkan kembali tempat yang cocok untuk pelantikan ke depan, tambah Wilda.

Pelatikan pengurus PP IPPNU masa bakti 2012-2015 meleset dari jadwal semula, awal Maret 2013. Perubahan jadwal pelantikan disebabkan antara lain penyesuaian dengan jadwal tamu undangan.

PMII Cabang Tegal

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Fragmen, Sholawat, Lomba PMII Cabang Tegal

Minggu, 28 Januari 2018

Fatayat dan Mendes Dorong Perempuan Bangun Desa

Cirebon, PMII Cabang Tegal. Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Cirebon menggelar Harlah ke-55 serta mengukuhkan Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat Kecamatan se-Kabupoaten Cirebon pada Ahad, (26/4) di Halaman NU Center Sumber, Cirebon.?

Fatayat dan Mendes Dorong Perempuan Bangun Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat dan Mendes Dorong Perempuan Bangun Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat dan Mendes Dorong Perempuan Bangun Desa

Acara tersebut sangat meriah dihadiri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, H Marwan Jafar, Bupati Cirebon, H Sunjaya Purwadisastra, Ketua Umum PP Fatayat NU, Hj Ida Fauziah, dan Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon, KH, Usamah Manshur, serta para tokoh NU Cirebon.

Pada kesempatan tersebut, Marwan Jafar menjelaskan, sebagai Banom NU, Fatayat bisa memanfaatkan forum pengajian ibu-ibu yang selama ini sudah berjalan secara rutin untuk melakukan pemberdayaan membangun desa.?

PMII Cabang Tegal

"Perkumpulan ibu-ibu Fatayat yang sudah berjalan rutin, bisa dimanfaatkan untuk menyosialisasikan berbagai program dan mengambil peran dalam pembangunan desa," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Marwan juga melakukan penandatanganan MoU dengan Fatayat NU untuk mengukuhkan peran perempuan dalam pembangunan desa.?

PMII Cabang Tegal

“Kementerian Desa ingin melakukan sinergi dengan kelompok perempuan dalam hal pembangunan dan pemberdayaan perempuan masyarakat desa, pembangunan kawasan ekonomi perempuan pedesaan, pemberdayaan dan pembangunan pendidikan dan kesehatan perempuan di daerah transmigrasi dan daerah tertinggal,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PP Fatayat NU, Hj Ida Fauziah mengatakan, Fatayat NU dengan usia 65 tahun harus memberikan pendampingan terhadap masyarakat agar terlepas dari jerat kemiskinan dan kebodohan.

“Semoga dengan dilantiknya PAC Fatayat NU se-Kabupaten Cirebon bisa memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya bagi pemberdayaan perempuan di desa-desa,” pungkas Ida. (Ayub Ansori/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Sholawat, Olahraga, Nahdlatul PMII Cabang Tegal

Kamis, 25 Januari 2018

Penuhi Permintaan Anggota, Ansor Pekalongan Produksi Sarung

Pekalongan, PMII Cabang Tegal. Banyaknya permintaan asesoris organisasi seperti jaket, jas, batik seragam, dan kaos yang berlogo Ansor dan banser, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Pekalongan melalui unit ekonominya Sentral Bisnis Ansor Banser (Sorban) baru baru ini telah meluncurkan produk baru berupa sarung Ansor.

Penuhi Permintaan Anggota, Ansor Pekalongan Produksi Sarung (Sumber Gambar : Nu Online)
Penuhi Permintaan Anggota, Ansor Pekalongan Produksi Sarung (Sumber Gambar : Nu Online)

Penuhi Permintaan Anggota, Ansor Pekalongan Produksi Sarung

Produksi sarung ansor ini sekaligus melengkapi produk Sorban yang telah menyebar di beberapa daerah di wilayah Indonesia. Selain untuk memenuhi kebutuhan internal organisasi, Sorban Ansor Kabupaten Pekalongan juga memproduksi seragam batik organisasi seperti LP Maarif, IPNU IPPNU dan seragam seragam guru dengan motif dan corak sesuai kebutuhan.

Mengenai sarung ansor, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan Azmi Fahmi kepada PMII Cabang Tegal mengatakan, ada beberapa tipe dan motif yang saat ini diproduksi dan dipasarkan oleh sorban. Yang sekarang ini telah beredar di pasaran ada dua yakni tipe polos dan dolby dengan corak warna soft.

"Alhamdulillah di bawah naungan Sorban usaha ekonomi yang dikelola oleh PC Ansor Kabupaten Pekalongan berjalan cukup baik, di samping usaha lain yang saat ini terus dikembangkan seperti travel perjalanan haji dan umroh plus, dan koperasi," tutur Fahmi.

PMII Cabang Tegal

Dikatakan, dengan usaha ekonomi yang dikelolanya, GP Ansor Kabupaten Pekalongan tidak lagi mengalami kesulitan pendanaan organisasi seperti periode periode sebelumnya, misal jika akan menggelar kegiatan harus bikin proposal lebih dahulu.

Fahmi berharap produksi sarung ansor yang telah diluncurkan bersamaan dengan pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) GP Ansor Jawa Tengah di Kabupaten Pekalongan, Ahad (12/11) dapat diterima oleh khalayak dan pihaknya siap menerima pemesanan dan jumlah besar untuk organisasi, kelompok pengajian maupun perorangan. (Abdul Muiz/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal Anti Hoax, News, Sholawat PMII Cabang Tegal

Senin, 15 Januari 2018

Bupati: Ajak Generasi Muda Masuk IPNU-IPPNU

Jepara, PMII Cabang Tegal. Bupati Jepara H Ahmad Marzuqi merasa prihatin dengan kondisi generasi muda saat ini. Banyak yang terjerat pada perilaku yang negatif semisal perkelahian, narkoba, free sex dan masih banyak lagi. Karenanya, ia mengajak para generasi muda mau berkecimpung dalam IPNU-IPPNU. 

“Saya merasa bangga karena anda termasuk generasi muda yang memiliki akhlak yang mulia serta tawaduk. Karenanya, ajaklah generasi muda yang lain untuk bergabung dengan IPNU-IPPNU,” ungkapnya dalam Buka Bersama PC IPNU-IPPNU Jepara di Pringgitan Kabupaten, Rabu (8/8). 

Bupati: Ajak Generasi Muda Masuk IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati: Ajak Generasi Muda Masuk IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati: Ajak Generasi Muda Masuk IPNU-IPPNU

Kenakalan remaja juga menjadi tanggung jawab generasi muda. Marzuqi berpesan agar IPNU-IPPNU makin meningkatkan kegiatan-kegiatan positif sebagai contoh bagi mereka. “Ikut sertanya anda dalam IPNU-IPPNU adalah atas pilihan Allah SWT,” paparnya. 

PMII Cabang Tegal

Ia berpesan agar organisasi yang telah diikuti dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Yakni menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai job masing-masing. 

Chusni Maulana, ketua PC IPNU kabupaten Jepara mengatakan kegiatan merupakan wujud silaturahim pengurus, anggota dan kader dengan Pemerintah Kabupaten dan instansi yang terkait. “Alhamdulillah, sejak dilantiknya Bupati, kami baru bertemu dengan Bapak pada kesempatan ini. Harapan kami silaturahim ini tetap kita jaga hingga masa-masa yang akan datang,” harapnya. 

PMII Cabang Tegal

Pasar Murah

Pihaknya di hari yang sama juga mengikuti kegiatan Pasar Murah yang diselenggarakan Pemkab di depan Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK). Barang yang dijual adalah sembako bersubsidi dari Pemkab semisal gula, beras, minyak goreng, mie instan dan tepung terigu. Selain itu juga menjual minuman bersoda. 

Fathur  Rohman, salah satu panitia yang mengurusi stand IPNU-IPPNU menyatakan antusias masyarakat luar biasa. “Sembako yang dijual pada masyarakat disubsidi Rp.2000 dari harga di pasaran sehingga menyedot pengunjung. Sekitar jam 11.00 sembako habis diserbu pembeli,” jelasnya. 

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Syaiful Mustaqim

   

 

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Pondok Pesantren, Sholawat PMII Cabang Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock