Tampilkan postingan dengan label Khutbah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khutbah. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Maret 2018

Hukum Tukar Cincin Setelah Akad Nikah

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Redaksi Bahtsul Masail PMII Cabang Tegal, nama saya Ruslan. Saya mau bertanya perihal salah satu prosesi pernikahan yang pernah ada, yaitu tukar cincin. Apa hukumnya secara Islam? Berdosakah kita? Jika hal itu dilakukan setelah akad nikah, (apakah) diperbolehkan? Apakah tukar cincin itu hanya untuk perempuan saja atau juga diperbolehkan untuk laki-laki karena setahu saya lelaki tidak boleh menggunakan perhiasan atau emas? Mohon penjelasannya. Terima kasih. Wassalamu ‘alaikum wr. wb.

Jawaban

Hukum Tukar Cincin Setelah Akad Nikah (Sumber Gambar : Nu Online)
Hukum Tukar Cincin Setelah Akad Nikah (Sumber Gambar : Nu Online)

Hukum Tukar Cincin Setelah Akad Nikah

Assalamu alaikum wr. wb.

Penanya yang budiman, semoga selalu dirahmati Allah SWT. Acap kali kita menyaksikan dalam acara pernikahan, setelah akad nikah sepasang suami-istri melakukan tukar cincin, suami memakain cincin di jari istrinya. Sebaliknya istrinya juga melakukan hal yang sama. Hal ini seperti sudah menjadi kebiasaan dalam masyarakat kita.

PMII Cabang Tegal

Prosesi tukar cincin yang terjadi di masyarakat kita itu pada dasarnya lebih pada acara seremonial tambahan saja. Hal ini tidak terkait dengan soal keyakinan atau akidah yang dianut. Pasangan laki-laki dan perempuan setelah melakukan akad nikah maka sah menjadi sepasang suami-istri.

PMII Cabang Tegal

Kemudian melakukan tukar cincin secara simbolik menggambarkan keduanya adalah pasangan yang siap berbagi, saling memberi, saling melayani, dan menunaikan apa yang menjadi hak dan kewajiban masing-masing.

Sampai di sini sebenarnya tidak ada persoalan berarti. Persoalan kemudian muncul ketika dalam prosesi tukar cincin tersebut adalah cincin yang terbuat dari emas, di mana pemakaian cincin emas bagi laki-laki adalah tidak diperbolehkan atau diharamkan. Sedangkan pemakaian cincin emas bagi perempuan diperbolehkan.

Hal ini sudah menjadi kesepakatan para ulama, kecuali apa yang dikemukakan dari riwayat Ibnu Hazm yang menyatakan kebolehannya dan dari segelintir ulama sebagaimana dikemukakan Muhyiddin Syarf An-Nawawi dalam Syarhu Shahihi Muslim-nya.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Kaum Muslim sepakat atas kebolehan perempuan memakai cinci emas untuk dan mengharamkannya untuk laki-laki kecuali pendapat yang diriwayatkan dari Abi Bakr Muhammad bin Umar bin Muhammad bin Hazm yang membolehkannya dan dari sebagian ulama yang menganggap makruh bukan haram,” (Lihat Muhyiddin Syarf An-Nawawi, Al-Minhaj Syarhu Shahihi Muslim bin Al-Hajjaj, Beirut, Daru Ihya`it Turats Al-‘Arabi, cetakan kedua, 1392 H, juz XIV, halaman 65).

Dari penjelasan ini, maka tukar cincin kemudian menjadi bermasalah apabila cincin yang diberikan atau dipakaikan kepada suami adalah cincin emas. Sebab, pemakaian cincin emas untuk laki-laki diharamkan sebagaimana dikemukakan di atas. Meskipun ada pendapat yang memperbolehkannya seperti Ibnu Hazm, tetapi pandangan ini dianggap tidak sahih.

Selanjutnya, untuk menghindari hal-hal yang dilarang dalam Islam, maka sebaiknya sebelum prosesi tukar cincin sebaiknya dibicarakan baik-baik dan disepakati, misalnya untuk cincin perempuan terbuat dari emas, tetapi untuk pihak laki-laki bisa menggunakan selain emas seperti perak karena cincin emas untuk laki-laki diharamkan.

Penjelasan di atas mengandaikan bahwa tukar cincin atas setelah prosesi akad nikad adalah dapat ditoleransi atau diperbolehkan. Tetapi dengan catatan cincin yang dipakaikan kepada pihak laki-laki bukan emas.

Di samping itu juga tidak mengaitkan dengan keyakinan tertentu seperti keyakinan jika tidak tukar cincin maka pernikahannya tidak langgeng. Keyakinan seperti jelas keliru dan tidak dibenarkan dalam pandagan Islam.

Demikian jawaban singkat yang dapat kami kemukakan. Semoga bisa dipahami dengan baik. Kami selalu terbuka untuk menerima dan kritik dari pembaca.

Wallahul Muwaffiq ila Aqwmith Thariq,

Wassalamu ’alaikum wr. wb.


(Mahbub Maafi Ramdlan)Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Khutbah, AlaNu, Bahtsul Masail PMII Cabang Tegal

Rabu, 21 Februari 2018

Berbekal Metode Riset, Puluhan Santri Pesantren Agraria Terjun di Area Konflik

Sleman, PMII Cabang Tegal - Sebanyak 30 peserta pendidikan Pesantren Agraria mempelajari berbagai macam pengetahuan terkait masalah agraria mulai analisa persoalan, peta konflik, dan metode riset sejak di Kantor NU Sleman, Kamis (12/5) malam hingga Ahad (15/5). Di hari terakhir mereka bergerak ke salah satu daerah potensi konflik agraria. Di sini mereka bertemu langsung dengan warga dan menghadapi masalah agraria yang berkembang di masyarakat setempat.

Menurut Penggerak Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam (FNKSDA) Muhammad Al-Fayyadl, pendidikan Pesantren Agraria ini memberikan penekanan khusus pada masalah agraria. Pesantren Agraria ini berbeda dengan pesantren-pesantren pada umumnya.

Berbekal Metode Riset, Puluhan Santri Pesantren Agraria Terjun di Area Konflik (Sumber Gambar : Nu Online)
Berbekal Metode Riset, Puluhan Santri Pesantren Agraria Terjun di Area Konflik (Sumber Gambar : Nu Online)

Berbekal Metode Riset, Puluhan Santri Pesantren Agraria Terjun di Area Konflik

Dalam pesantren ini, peserta tidak akan mempelajari kitab kuning seperti lazimnya pesantren yang ada. Mereka diajak memahami persoalan alam yang kini tengah menjadi masalah mendesak di masyarakat.

“Kita tidak akan belajar kitab kuning, kita akan belajar alam. Kawan-kawan diperkenalkan persoalan alam kemasyarakatan yang hari-hari ini menjadi masalah yang krusial,” kata Muhammad Al-Fayyadl.

PMII Cabang Tegal

Sementara Ketua Nahdlatul Ulama (NU) H Imam Aziz lebih memotivasi peserta pendidikan Pesantren Agraria.

PMII Cabang Tegal

“Kita menjadi sorotan karena orang bertanya, ketika terjadi konflik agraria, NU di mana? Kita harus rela dituntut seperti itu. Kita harus mau mendalami kerumitan-kerumitan itu. Kita harus mengikhlaskan diri untuk mendampingi hal-hal rumit di Indonesia,” kata H Imam Aziz di hadapan peserta yang umumnya berusia muda.

Pesantren Agraria adalah sebuah pendidikan singkat untuk mengantarkan para pesertanya masuk ke dalam isu agraria hingga gerakan pendampingan. Pendidikan yang berlangsung selama empat hari ini terselenggara atas kerja sama Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Sleman dan FNKSDA Yogyakarta. (Ubaidillah Fatawi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Ulama, Nasional, Khutbah PMII Cabang Tegal

Senin, 05 Februari 2018

NU Bakung Santuni Yatim 2 Juta Per Anak

Blitar, PMII Cabang Tegal. Yayasan Budi Luhur Sejati milik Ranting NU Bakung Udanawu, Blitar, Jawa Timur menyantuni anak-anak yatim piatu Rp 2 juta, buku tulis, dan pakaian. Santunan diiringi nyanyian syair? Abu Nawas....

Duh pengeran kulo sanes ahli suwargo. Namung kulo mbeten kiat panas genine neroko...."

NU Bakung Santuni Yatim 2 Juta Per Anak (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Bakung Santuni Yatim 2 Juta Per Anak (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Bakung Santuni Yatim 2 Juta Per Anak

Ketua Yayasan Budi Luhur Sejati M. Juremi mengatakan, tahun ini jumlah NU menyantuni 36 anak. Masing-masing anak dapat Rp 2 juta, paket buku dan baju.

“Uang didapat dari para donatur dan hasil komplongan saat Pawai Ta’aruf? lalu. Semua bisa terkumpul Rp 72 juta dan bisa dibagi masing-masing anak Rp 2 Juta tadi,’’ katanya di sela santunan pada Selasa malam (18/10) di halaman MTs Ma’arif Udanawu, Blitar.

PMII Cabang Tegal

Ia mengapresiasi masyarakat Desa Bakung dan sekitarnya, khususnya warga nahdliyin dan nahdliyat yang berpartisipasi aktif dalam menundukung santunan tahun ini.

PMII Cabang Tegal

”Dukungan masyarakat? sangat besar, khususnya warga NU. Untuk itu, kami sampaikan terima kasih,’’ katanya.

Ia jelaskan, dari tahun ke tahun jumlah santunan terus meningkat. Dalam santunan kali keempat ini baik dana santunan dan yang disantuni bertambah. Tahun 2015 lalu ada 30 anak dan tahun 2016 ada 36 anak.

“Hingga kini NU belum memiliki panti. Insyaallah kita menargetkan tahun 2017, NU Bakung Udanawu sudah punya panti asuhan,’’ tandasnya.

Ikut hadir pada santunan itu, Ketua PCNU Kabupaten Blitar KH Masdain Rifai Ahyat. Rais Syuriyah MWCNU UdanawuKH Abdul Muhid, KH Syaikuddin Rohman dan seluruh pimpinan banom dan lembaga? NU.

Pada kesempatan itu ditampilkan juga Qori’Nasional Ustadz Moh. Basthomi dan grup rebana dari Pesantren Al-Ma’arif? Udanawu Blitar.

Sebelumnya, dibagikan tropi juara para pemenang lomba pawai ta’ruf yang diselenggarakan beberapa hari lalu. (imam kusnin ahmad/abdullah alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Hikmah, Anti Hoax, Khutbah PMII Cabang Tegal

Senin, 22 Januari 2018

PBNU Dukung Surat Edaran Kapolri Terkait "Hate Speech"

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Maraknya penghinaan, pelecehan, menghasut serta provokasi sebab perbedaan suku, agama, aliran kepercayaan serta ras di mana motivasinya dapat memecah belah persatuan umat berbangsa dan bernegara bisa menjadi masalah besar jika tidak diatur. Atas dasar itu, setelah melalui proses pengkajian, akhirnya Kapolri mengeluarkan surat edaran tentang penanganan ujaran kebencian atau hate speech bernomor SE/06/X/2015.

PBNU Dukung Surat Edaran Kapolri Terkait Hate Speech (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Dukung Surat Edaran Kapolri Terkait Hate Speech (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Dukung Surat Edaran Kapolri Terkait "Hate Speech"

Terkait itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan pernyataan mendukung surat edaran terkait penanganan ujaran kebencian (Hate Speech). “Sebab Islam sendiri mengharamkan penghinaan, pencemaran nama baik, menyebarkan berita bohong, menghasud dan itu semua termasuk dalam kategori fitnah, dimana dalam alqur’an ditegaskan, pada surah al-Baqarah ayat 191, …? ? ? ?… , “Fitnah dapat merusak persatuan dan kesatuan,” ungkap Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, Jumat (6/11).

Selanjutnya, Kiai Said mengajak kepada komunitas lintas agama, aliran, etnik, partai politik dan ormas untuk bergandeng tangan menjaga keutuhan, kesatuan dan keselamatan bangsa demi kemajuan bersama. Jangan pernah mempersoalkan, mengusik perbedaan budaya, cara beragama, dan hal lainnya yang telah diwariskan ratusan tahun oleh para pendahulu negara ini.?

PMII Cabang Tegal

“Tolong perbedaan harus dihormati, jangan dipersoalkan, sebab kita tidak ingin seperti negara-negara di Timur Tengah yang sedang tercerai berai karena cenderung anti-perbedaan,” ujar Guru Besar Ilmu Tasawuf ini.

PMII Cabang Tegal

Kiai asal Kempek, Palimanan, Cirebon ini juga mengecam media, baik beruapa elektronik maupun cetak yang menebarkan berita-berita kebencian. Dimana itu semua memicu ketegangan serta konflik di tengah masyarakat. “Sekali lagi saya dukung surat edaran Kapolri,” tegasnya.

Dosen Pascasarjana Islam Nusantara STAINU Jakarta ini juga menandaskan, surat edaran ini bukan berarti membatasi kebebasan demokrasi, sebab NU juga mendukung demokrasi tetapi demokrasi yang santun, demokrasi yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, bukan demokrasi yang menghasut, menghina dan sebagainya.?

“Hal ini juga termasuk bagian dari revolusi mental yang digaungkan oleh Presiden Jokowi,” tutupnya. (Faridur Rohman/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Khutbah PMII Cabang Tegal

Senin, 15 Januari 2018

Sekolah Kader Kopri Perdana Se-Jawa Timur Berlangsung di Jombang

Jombang, PMII Cabang Tegal. Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Kabupaten Jombang, Jawa Timur akan menggelar Sekolah Kader Kopri (SKK) se-Jawa Timur pada 10-12 November 2016 mendatang di aula kantor Muslimat NU setempat.?

SKK ini adalah kegiatan kaderisasi perdana yang diselenggarakan Kopri Cabang Jombang. Ketua Pelaksana SKK, Syafik Syafaatin mengungkapkan persiapan untuk kegiatan tersebut hingga saat ini masih terus dilakukan, termasuk koordinasi antar panitia dan sejumlah Pengurus Komisariat PMII se-Jombang sebagai calon peserta. Selain itu, juga calon peserta di luar daerah.?

Sekolah Kader Kopri Perdana Se-Jawa Timur Berlangsung di Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)
Sekolah Kader Kopri Perdana Se-Jawa Timur Berlangsung di Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)

Sekolah Kader Kopri Perdana Se-Jawa Timur Berlangsung di Jombang

"SKK Kopri Cabang Jombang, ini baru yang pertama kali, makanya kami selaku panitia aktif melakukan sosialisasi baik kader putri dalam Jombang, maupun luar Jombang," terang Syafa, sapaan akrabnya, Selasa (1/11/2016).

Sementara untuk narasumber kegiatan, Syafa menjelaskan akan mendatangkan orang-orang yang memang dianggap kompeten di masing-masing materi SKK. Diantaranya ? Ketua Kopri PKC Jawa Timur, Nafis, Ema Umiyatul Chusnah (Anggota DPRD Jombang), Ai Rahma (Ketua Kopri PB), Aan Anshori (Gusdurian Jombang), Roy Murtadho (Islam Bergerak), Hj Istibsjaroh (Mantan DPD RI), Palupi Pusporini (Direktur WCC Jombang).

Namun demikian, sesuai persyaratan yang berlaku, sebelum digelar SKK, para peserta setidaknya pernah mengikuti Sekolah Islam Gender (SIG) atau Sekolah Kader Putri (SKP) sebelumnya. Syafa menjelaskan, dirinya sudah berkoordinasi dengan Nafis perihal SIG atau SKP.?

PMII Cabang Tegal

"Kita sudah mengkoordinasikan dengan Ketua Kopri PKC Jawa Timur, Sahabat Nafis, jika memang peserta yang mau ikut SKK, harus SIG atau SKP dahulu," imbuh Syafa yang juga Sekretaris Kopri Cabang Jombang itu.

PMII Cabang Tegal

Ia berharap dengan diselenggarakannya kegiatan ini, akan muncul kader putri PMII yang tangguh, dan sadar akan potensi dalam diri masing-masing. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Khutbah, Nahdlatul PMII Cabang Tegal

Senin, 25 Desember 2017

2017, Kemendes Target 28 Ribu Persil Lahan Transmigrasi Bersertifikat

Jakarta, PMII Cabang Tegal - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menargetkan sebanyak 28 ribu persil atau bidang tanah di lahan transmigrasi akan tersertifikasi hingga akhir tahun 2017.

?

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen PK Trans) Kemendes PDTT H.M. Nurdin usai rapat konsolidasi program pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi 2017 di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat pada, Jumat (9/7).

2017, Kemendes Target 28 Ribu Persil Lahan Transmigrasi Bersertifikat (Sumber Gambar : Nu Online)
2017, Kemendes Target 28 Ribu Persil Lahan Transmigrasi Bersertifikat (Sumber Gambar : Nu Online)

2017, Kemendes Target 28 Ribu Persil Lahan Transmigrasi Bersertifikat

?

Menurutnya, Presiden telah menargetkan sebanyak 5 juta persil dari 106 juta persil sudah disertifikatkan pada 2017. Target tersebut terus meningkat pada 2018 sebanyak 7 juta persil dan 9 juta persil di tahun 2019. Dari target tersebut, untuk lahan transmigrasi masih terdapat sebanyak 600 ribu persil lahan transmigrasi yang masih belum memiliki sertifikat.

?

"Tahun ini target kita sebanyak 28 ribu persil yang akan disertifikatkan. Kita akan tingkatkan kembali sebanyak 75 ribu persil pada 2018. Kita juga akan melakukan koordinasi dengan kementerian terkait dengan permasalahan lahan transmigrasi yang masih tumpang tindih dan hak pengelolaan lahannya belum diterbitkan," ujarnya.

PMII Cabang Tegal

?

Mengenai adanya keterbatasan anggaran dari pemerintah pusat untuk membiayai sertifikasi, Nurdin mengatakan bahwa Kemendes PDTT akan turut menyampaikan kepada Pemerintah Daerah untuk turut membantu berkontribusi melalui anggaran APBD dalam hal pembiayaan sertifikat.

?

PMII Cabang Tegal

"Kita meminta kepada pemerintah daerah untuk membantu dukungan dari APBD terkait sertifikasi lahan transmigrasi. Kita berharap, permasalahan sertifikat untuk lahan transmigrasi akan segera tuntas," katanya. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Khutbah, Daerah, Jadwal Kajian PMII Cabang Tegal

Kamis, 21 Desember 2017

Ucapkan Selamat Muktamar NU, Muhammadiyah Jombang Pasang Spanduk

Jombang, PMII Cabang Tegal. Muktamar ke-33 NU yang digelar di Jombang 1-5 Agustus 2015 mendapat perhatian berbagai kalangan. Puluhan spanduk dan baliho ucapan selamat dan sukses digelarnya Muktamar NU di kota santri ini sejak sepakan ini mulai terpampang. Termasuk dari organisasi Muhammadiyah.

Salah satu spanduk dari Pegurus Daerah Muhammadiyah Jombang, yang berda di Perempatan Sambong Jombang menempelkan foto pendiri NU, KH Hasyim Asyari dan juga pendiri Muhamadiyah, KH Ahmad Dahlan.

Ucapkan Selamat Muktamar NU, Muhammadiyah Jombang Pasang Spanduk (Sumber Gambar : Nu Online)
Ucapkan Selamat Muktamar NU, Muhammadiyah Jombang Pasang Spanduk (Sumber Gambar : Nu Online)

Ucapkan Selamat Muktamar NU, Muhammadiyah Jombang Pasang Spanduk

Dalam spanduk sepanjang 7 meter itu bertuliskan  Selamat dan Sukses Muktamar Muhamadiyah ke-47 dengan Tema "Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan" dan Muktamar NU ke-33 lengkap dengan tema "Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia".

Disamping spanduk ucapan selamat, puluhan baliho menyambut Muktamar ke 33 NU juga mulai dipasang PCNU Jombang diseluruh penjuru kota santri. 

PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal

"Ada sekitar 40 baliho besar yang kita pasang disetiap perbatasan atau pintu masuk Jombang, termasuk juga umbul-umbul untuk memeriahkan Muktamar NU," ujar Samsul Rizal Wakil Sekretaris PCNU Jombang, Jumat (24/7).

PCNU, lanjutnya, juga sudah mengintruksikan seluruh MWCNU dan juga Ranting NU serta Banom, lembaga, dan lajnah untuk mengibarkan bendera masing masing. "Spanjang jalan menuju lokasi insya Allah mulai hari ini bendera dan spanduk sudah berkibar,” pungkasnya. (Muslim Abdurrahman/Fathoni) 

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Khutbah, Aswaja, Warta PMII Cabang Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock