Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Maret 2018

Songsong UN, Pelajar MAN Tolak Kunci Jawaban Ujian

Pringsewu, PMII Cabang Tegal. Ratusan pelajar MAN Pringsewu sejak awal menyatakan penolakannya atas kunci jawaban gelap dengan acara istighotsah di masjid Jabal Nur Kompleks MAN Pringsewu, Jumat (11/4). Untuk kepercayaan diri, mereka berdoa bersama, bersembahyang sunah hajat, dan persiapan belajar intensif sebelumnya.

Dalam menghadapi UN, pelajar tidak boleh mencukupkan pada persiapan fisik semata. Persiapan mental, kata Kepsek MAN Pringsewu Samsurizal, juga sangat perlu.

Songsong UN, Pelajar MAN Tolak Kunci Jawaban Ujian (Sumber Gambar : Nu Online)
Songsong UN, Pelajar MAN Tolak Kunci Jawaban Ujian (Sumber Gambar : Nu Online)

Songsong UN, Pelajar MAN Tolak Kunci Jawaban Ujian

Samsurizal mengimbau seluruh siswa-siswi peserta UN 2014 untuk tidak percaya kepada kunci jawaban dan menyesatkan. Karena, kunci jawaban disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan motif mengambil keuntungan pribadi.

PMII Cabang Tegal

"Yakinlah kepada kemampuan sendiri. Yakinlah Allah akan menolong kalian. Yakinkan di hati bahwa kita mampu karena Allah menolong kita," tegas Samsurizal dalam sambutannya.

PMII Cabang Tegal

Di akhir sambutan, Samsurizal tidak lupa berpesan kepada siswa-siswi MAN Pringsewu untuk meminta doa dan restu semua pihak terutama kedua orang tua dan seluruh dewan guru agar diberi kemudahan dalam UN dengan hasil maksimal.

Istighotsah ini diawali dengan sembahyang sunah hajat dan ditutup dengan doa pendek yang dipimpin seorang guru Sofwan. Sebelum bubar, mereka berjabat tangan dengan dewan guru MAN Pringsewu. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Halaqoh, Pemurnian Aqidah, Ahlussunnah PMII Cabang Tegal

Jumat, 26 Januari 2018

Idy: Saya Tak Bisa Bekerja Sendiri

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Ketua umum terpilih Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Idy Muzayyad meminta kepada seluruh kader IPNU untuk membantu mengembangkan organisasi kader NU. “Saya sebagai mandataris tidak bisa kerja sendirian. Makanya saya sebagai pengurus akan membentuk tim yang solid. Untuk itu konsolidasi organisasi dan pembinaan-pembinaan ke dalam akan terus diinternsifkan,” tuturnya kepada PMII Cabang Tegal beberapa waktu lalu.

Dikatakannya upaya untuk memaksimalkan seluruh potensi IPNU, diluar struktur formal yang jumlahnya 33 orang, nanti akan dibentuk tim-tim ad hoc. Mereka akan menangani bidang-bidang khusus “Biar semuanya bisa bekerja dan mengekspresikan potensinya masing-masing,” tambahnya.

Idy: Saya Tak Bisa Bekerja Sendiri (Sumber Gambar : Nu Online)
Idy: Saya Tak Bisa Bekerja Sendiri (Sumber Gambar : Nu Online)

Idy: Saya Tak Bisa Bekerja Sendiri

IPNU merupakan organisasi yang memiliki jaringan sangat luas sampai ke tingkat ranting atau desa. Berdasarkan hasil kongres lalu, terdapat 348 cabang dan 30 propinsi. Namun bukan berarti IPNU memiliki segalanya, jaringan dan SDM yang dimiliki perlu diberdayakan dengan membangun kemitraan stategis dengan fihak lainnya.

?

“Kita kan punya kekuatan SDM dan jaringan ke bawah, tapi dengan itu saja kan kita belum mampu berjalan ke bawah. Makanya kita nantinya akan menjalin kemitraan dengan lembaga yang memiliki resources yang bisa disinergikan,” katanya.

Salah satu kerjasama yang sudah berhasil digalang adalah pengawasan subsidi BBM untuk pendidikan dengan melibatkan sejumlah kader IPNU di beberapa daerah. Kerjasama ini sekaligus bisa dimanfaatkan untuk mengkonsolidasikan IPNU di seluruh cabang yang terlibat selain membantu pemerintah mengawasi subsidi BBM.

PMII Cabang Tegal

Namun, Mantan wartawan salah satu harian di Jogja tersebut mengingatkan bahwa kerjasama yang dijalin harus dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan pelajar. “Semua kemitraan dengan fihak manapun harus mengacu pada hal ini. Kita sebagai obyek sekaligus subyek. Jadi IPNU kan organisasi kader, artinya pencetak generasi penerus, penerus NU, para ulama. Dalam lingkup bangsa kan penerus bangsa,” tegasnya. (mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal Pemurnian Aqidah PMII Cabang Tegal

Jumat, 19 Januari 2018

Isra’ Mi’raj, Banser Paron-Ngawi Gelar Diklat Terpadu Dasar

Ngawi, PMII Cabang Tegal. Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) Banser yang bertempat di aula Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Senin (27/6).

Diklat Banser ini dilaksanakan dalam rangka merespon munculnya gerakan-gerakan Islam radikal yang berusaha merongrong NKRI yang dilakukan oleh kelompok-kelompok radikal tersebut.

Isra’ Mi’raj, Banser Paron-Ngawi Gelar Diklat Terpadu Dasar (Sumber Gambar : Nu Online)
Isra’ Mi’raj, Banser Paron-Ngawi Gelar Diklat Terpadu Dasar (Sumber Gambar : Nu Online)

Isra’ Mi’raj, Banser Paron-Ngawi Gelar Diklat Terpadu Dasar

Agus wahyudi panitia pelenggara mengatakan, dalam Diklat Banser kali ini peserta dilatih untuk mengusai materi-materi Diklat diantaranya peraturan lalu lintas, keorganisasian, wawasan kebangsaan, bela negara dan materi? ke-Nu-an/keAswajaan.

PMII Cabang Tegal

“Dalam Diklat kali ini, peserta dilatih untuk siap menjadi kader tangguh, profesional, religius, mandiri dan bermartabat,” kata Agus Wahyudi panitia Diklat Banser.

PMII Cabang Tegal

Lebih lanjut agus mengatakan, Diklat Banser dihadiri oleh Satuan Kepolisian Sektor Kecamatan dan Koramil Kecamatan Paron dua kesatuan ini sengaja dihadirkan untuk membantu melatih peserta Diklat agar menjadi kader tangguh dan profesional.

Selain itu, ungkap agus, diakhir acara Diklat nanti panitia juga menggelar pengajian akbar untuk memperingati Isra’ dan Mi’raj di lapangan besar Kerten Paron dilanjut dengan gemblengan kanuragan. Gemblengan kanuragan akan dipimpin? Kiai Dumami.

“Panitia juga menggelar pengajian akbar dalam rangka memperingati Isra’ dan Mi’raj dilanjutkan di malam? terakhir peserta akan diberi gemblengan khusus (kanuragan). Agar peserta banser kuat dan tangguh dalam membela NKRI,” ungkapnya. (Agus Susanto/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Amalan, Pemurnian Aqidah PMII Cabang Tegal

Selasa, 02 Januari 2018

Awal Muharram, Nahdliyin Cigadung Gelar Pawai Obor dan Shalawat

Bandung, PMII Cabang Tegal

Warga NU di Cigadung, Kota Bandung, Jawa Barat, mengisi malam tahun baru hijriah dengan kegiatan positif. Selain pawai obor, mereka juga menggelar majelis shalawat dan pengajian yang dihadiri sejumlah tokoh setempat.



Awal Muharram, Nahdliyin Cigadung Gelar Pawai Obor dan Shalawat (Sumber Gambar : Nu Online)
Awal Muharram, Nahdliyin Cigadung Gelar Pawai Obor dan Shalawat (Sumber Gambar : Nu Online)

Awal Muharram, Nahdliyin Cigadung Gelar Pawai Obor dan Shalawat

Kota Bandung sejak sore hingga malam diguyur hujan yang cukup deras. Meski demikian, dinginnya udara pada Rabu (20/9) malam itu tidak menyurutkan mereka untuk memenuhi jalan-jalan, masjid, dan lapangan. Nahdliyin Cigadung juga mengadakan "Kecamatan Bershalawat" dengan menghadirkan KH Maftuh Kholil (Ketua PCNU Kota Bandung) dan Habib Umar bin Husein Assegaf Majalaya (Wakil Ketua Lembaga Dakwah PWNU Jawa Barat).



PMII Cabang Tegal

KH Maftuh Kholil dalam pidato sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk melestarikan budaya baik Islam di Nusantara. Menurutnya, peringatan semacam ini mesti terus dipelihara karena di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur dan semangat dakwah, meski tradisi ini kerap mendapat tuduhan bidah oleh sebagian kelompok.



PMII Cabang Tegal

Ia juga bercerita tentang masa kecilnya yang akrab dengan bubur Syura tiap memasuki bulan Muharram. Namun, belakangan tradisi pembuatan bubur itu terasa tak dikenal lagi.



"Kita harus tahu penyebab hilangnya kegiatan Syura dan bubur tersebut. Para, penjual bubur sudah ada dimana-mana, mereka berjualan sepanjang siang dan malam, maka tidak heran bubur Syura tidak laku lagi. Tapi penyebab kedua adalah penyebab yang lebih penting dan patut kita sampaikan pada umat, hilangnya membuat bubur Syura itu diakibatkan karena banyaknya orang yang secara sistematis ingin menghapus budaya islami di Nusantara," tuturnya. (Red: Mahbib)





Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Budaya, Pemurnian Aqidah PMII Cabang Tegal

Senin, 01 Januari 2018

Pembangunan Kantor NU Peterongan Didorong Segera Rampung

Jombang, PMII Cabang Tegal - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menyelenggarakan halal bihalal setelah sekitar sepekan lalu PCNU setempat menggelar kegiatan yang sama.

Kegiatan yang berlangsung di aula kantor MWC NU Peterongan, Ahad (31/7/2016) siang itu dihadiri beberapa tokoh antara lain Wakil Rais Syuriyah PCNU Jombang Kiai Mujib, Ketua Tanfidziyah PCNU Jombang KH Isrofil Amar, Ketua PC Muslimat NU yang juga Wakil Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Wakil Ketua DPRD Subaidi Muchtar, Ketua PC GP Ansor H Zulfikar Damam Ikhwanto, Direktur Aswaja NU Center Jombang Yusuf Suharto, serta pengurus NU lainnya.

Pembangunan Kantor NU Peterongan Didorong Segera Rampung (Sumber Gambar : Nu Online)
Pembangunan Kantor NU Peterongan Didorong Segera Rampung (Sumber Gambar : Nu Online)

Pembangunan Kantor NU Peterongan Didorong Segera Rampung

Dalam forum tersebut, proses pembangunan kantor MWCNU Peterongan yang masih belum rampung hingga saat ini menjadi salah satu pembicaraan. Kiai Mujib Syuriyah PCNU berharap agar penyempurnaan pembangunan kantor terus dilakukan dan menjadi komitmen bersama.

Menurutnya, hal itu diperlukan untuk lebih menyemangati pengurus dalam menjalankan program-program MWCNU ke depan. "Semoga kantor MWC NU Peterongan ini lekas jadi," katanya.

PMII Cabang Tegal

Ia juga menyampaikan, beberapa bangunan yang sudah tampak, juga fasilitas yang ada hendaknya juga terus disempurnakan. Sebagai pengurus NU sudah seharusnya selalu optimis dan besar hati dalam menjalankan segala rencana atau program NU. "Yang sudah ‘menutup aurat’ ini perlu dilengkapi," imbuhnya.

PMII Cabang Tegal

Sementara itu, di waktu yang sama, Isrofil Amar mengingatkan seluruh pengurus NU agar terus memperhatikan nilai-nilai ke-NU-an, keagamaan, dan kenegaraan. Menurutnya, semua gerakan NU tidak terlepas dari ketiga nilai tersebut.

Isrofil juga berpesan kepada warga NU untuk memperkuat persatuan NU, persadaan Islam, dan solidaritas sesame bangsa.

Dalam suasana halal bihalal tersebut juga dilakukan penyerahan berkas Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama (BHPNU) masjid, mushala, dan TPQ? oleh Ketua PCNU secara simbolis kepada MWCNU Peterongan sebanyak 70 lembaga. (Syamsul Arifin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Anti Hoax, Pemurnian Aqidah, Tokoh PMII Cabang Tegal

Jumat, 29 Desember 2017

GP Ansor Sumedang Ikut Lakukan Penyisiran Korban Bencana

Sumedang, PMII Cabang Tegal. PC GP Ansor Sumedang, Jawa Barat ikut serta melakukan evakuasi korban bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumedang, Rabu (21/9) malam. Musibah Longsor terjadi di beberapa daerah seperti Pasir Ucing, Dusun Singkup, Dusun Ciherang, Dusun Anjung samping Hotel Anjung, dan menelan korban jiwa, 3 orang tewas di Dusun Cimareme Kelurahan Pasanggrahan, Sumedang.

Sementara itu, musibah banjir terjadi di Lingkungan Panyingkiran dengan ketinggian air 50 cm, Regol ketinggian air 160 cm, dan Pangjeleran dengan ketinggian air 70 cm.

GP Ansor Sumedang Ikut Lakukan Penyisiran Korban Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Sumedang Ikut Lakukan Penyisiran Korban Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Sumedang Ikut Lakukan Penyisiran Korban Bencana

Musibah tersebut menyebabkan kemacetan dibeberapa titik, diantaranya kemacetan di Pasir Ucing, Ciherang, dan Cadaspangeran. Sementara kerugian materi menurut BPBD Sumedang ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Posko Relawan Bencana BAGANA yang disediakan yaitu di PCNU Sumedang, Dusun Singkup, Ciherang, dan posko tambahan di PAC GP Ansor Wado.

Banser Satkoryon Wado mengerahkan 12 pasukannya ikut membantu penyisiran korban di Hilir sungai Cimanuk, mengevakuasi korban jiwa yang terbawa arus banjir di Garut. Hal dijelaskan oleh Ahmad Habibadin Ketua PAC Wado saat dihubungi via telepon.

PMII Cabang Tegal

"Melihat kondisi tanah yang masih bergetar ditakutkan ada longsor susulan, dari tiap posko Banser secara bergiliran piket, termasuk semua Banser yang kemarin baru mengikuti Diklatsar,” tutur Hendra Hidayat, Sekretaris GP Ansor Sumedang.

PMII Cabang Tegal

Banser mendistribusikan sejumlah logistik dan obat-obatan kepada warga terdampak bencana di dua titik pengungsian, di Singkup dan Tajimalela. “Mudah mudahan korban diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah longsor dan banjir ini,” tambahnya. (Ayi Abdul Kohar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Pondok Pesantren, Pemurnian Aqidah PMII Cabang Tegal

Jumat, 22 Desember 2017

Karnaval IPNU-IPPNU Meriahkan Lebaran Ketupat

Jepara, PMII Cabang Tegal. Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU kecamatan Kalinyamatan kabupaten Jepara memeriahkan Lebaran Ketupat dengan Karnaval Pesta Syawalan (KPS) dilaksanakan Senin (04/8) pagi.?

Karnaval IPNU-IPPNU Meriahkan Lebaran Ketupat (Sumber Gambar : Nu Online)
Karnaval IPNU-IPPNU Meriahkan Lebaran Ketupat (Sumber Gambar : Nu Online)

Karnaval IPNU-IPPNU Meriahkan Lebaran Ketupat

Kegiatan yang diikuti 6 tim, 5 IPNU-IPPNU Ranting dan 1 Remaja Masjid start dari pendopo kecamatan Kalinyamatan dan finish gedung MWCNU Kalinyamatan.?

Ahmad Alimul Hasan, ketua panitia menyatakan kegiatan bertujuan melestarikan budaya Islam di Indonesia. Disamping itu, Hasan menyampaikan sebagai wahana silaturrahim sesama Muslim, utamanya IPNU-IPPNU.?

PMII Cabang Tegal

“Momen ini menjadi wahana silaturrahim IPNU-IPPNU baik Ranting, PAC dan PC. Juga dengan sesama banom NU di kecamatan Kalinyamatan,” jelasnya.

Dari silaturrahim tersebut kegiatan juga menjadi nuansa baru sekaligus hiburan positif baik untuk kader IPNU-IPPNU maupun khalayak luas.?

PMII Cabang Tegal

Ketua PAC IPNU Kalinyamatan, Rifqi Septian Prayogo menambahkan kegiatan untuk melestarikan program kerja. Rifqi menyebutkan sesuai dengan tema yang diusung Pelajar Hijau Peduli Palestina—pihaknya mengungkapkan hal tersebut sebagai bentuk kepedulian IPNU-IPPNU terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza.?

Hal senada disampaikan Nur Faizin. Salah satu dewan juri tersebut menilai kegiatan menjadi menarik karena sesuai dengan kondisi kekinian.?

“Ini adalah bentuk kepedulian pelajar NU terhadap bencana yang terjadi di Palestina,” paparnya.?

Setelah proses penjurian yang diketuai Muhammad Khoironi memutuskan Juara I diraih PR IPNU-IPPNU Sendang dengan 7.445 disusul PR Kriyan dengan nilai 7.353 dan juara III PR Banyuputih dengan skor 7.155. Juara mendapat piala dan bingkisan dari panitia. (syaiful mustaqim/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Pemurnian Aqidah, Amalan PMII Cabang Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock