Tampilkan postingan dengan label Pertandingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertandingan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Februari 2018

Doa ketika Mempertemukan Mempelai Pria dan Wanita

Dalam tradisi Nusantara sebagaimana diajarkan oleh para ulama kita, pada saat akad nikah, ada tradisi mempertemukan mempelai pria dengan mempelai wanita. Biasanya prosesi ini dilakukan setelah akad nikah selesai. Tradisi mempertemukan ini merupakan pertanda bahwa sejak saat itu, mempelai wanita telah halal bagi mempelai pria, begitu pun sebaliknya.

Bukan hanya dipertemukan, namun kedua pasangan tersebut juga didoakan agar menjadi pasangan yang baik dan penuh berkah.

Doa ketika Mempertemukan Mempelai Pria dan Wanita (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa ketika Mempertemukan Mempelai Pria dan Wanita (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa ketika Mempertemukan Mempelai Pria dan Wanita

Dikutip dari karya Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, Al-Adzkâr al-Muntakhabah min Kalâmi Sayyid al-Abrâr (Surabaya: Kharisma, 1998), hal. 284, berikut ini adalah doa yang sepatutnya diucapkan bagi pasangan pengantin yang baru saja dipertemukan. Doa tersebut ialah:

PMII Cabang Tegal

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Bârakallâhu likulli wâhidin minnâ fî shâhibihi. Allahumma innî as`aluka khairahâ wa khaira mâ jabaltahâ ‘alaihi wa a’ûdzu bika min syarrihâ wa min syarri ma jabaltahâ ‘alaihi

“(Semoga) Allah memberkahi masing-masing dari kita dengan pasangannya. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebaikannya dan kebaikan pasangannya, dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan pasangannya.”

PMII Cabang Tegal

Demikian, semoga bermanfaat. Amin. Wallahu a’lam bi shawab.

(Muhammad Ibnu Sahroji)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Pertandingan, AlaSantri PMII Cabang Tegal

Kamis, 15 Februari 2018

Nekat, Kemenag Banyumas Tak Mau Tarik Buku SKI

Banyumas, PMII Cabang Tegal. Beberapa pekan terakhir, Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Indonesia digegerkan dengan munculnya sebuah tulisan "Berhala sekarang adalah kuburan para wali" pada buku panduan guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas VII Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Nekat, Kemenag Banyumas Tak Mau Tarik Buku SKI (Sumber Gambar : Nu Online)
Nekat, Kemenag Banyumas Tak Mau Tarik Buku SKI (Sumber Gambar : Nu Online)

Nekat, Kemenag Banyumas Tak Mau Tarik Buku SKI

Kalimat ini dinilai memicu sentimen Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA). Ujungnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan permintaan maaf kepada publik dan mencabut buku tersebut dari peredaran.

Namun, Kantor Kementerian Agama (Kemenang) Banyumas, mempunyai sikap lain. Kepala kantor Kemenag, Bambang Sucipto mengatakan, buku kurikulum 2013 cetakan PT Macanan Jaya Cemerlang Klaten tersebut sudah dalam proses pendistribusian dan tetap akan diedarkan.

PMII Cabang Tegal

"Kami meminta penerbit tidak menarik buku tersebut dari peredaran karena buku tersebut bukan termasuk pegangan siswa, namun panduan bagi guru pengajar," ujar Bambang beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jika buku ini ditarik dari peredaran, maka akan memakan waktu cukup lama. "Sebenarnya tinggal bagaimana cara guru menyampaikan kepada anak didiknya saja, saya rasa guru cukup selektif dalam menyampaikan materi SKI ini," jelasnya.

PMII Cabang Tegal

Kantor Kementerian Agama Banyumas, kata Bambang, akan mengusulkan kepada Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam Kemenag RI mengoreksi buku terbitannya itu.

Terpisah, Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Purwokerto, Ilhamudin meminta buku tersebut segera ditarik dari peredaran.

"Kami mendesak Kemenag Banyumas segera menarik buku ini dari edaran, sebab hal ini akan menghegemoni dunia pendidikan," ungkapnya.

Kepala MTs Maarif Nu Al-Hidayah Purwokerto, Charis Munandar mengatakan, meski buku SKI belum sampai di tangan guru, namun aktifitas pembelajaran masih efektif.

Menurutnya, materi pelajaran yang memberikan pengetahuan terkait sejarah dan kebudayaan Islam itu sudah disampaikan sejak awal masuk menggunakan soft copy yang di download oleh guru setempat.

"Jika ada tulisan yang mengandung SARA dalam LKS atau buku, guru pasti punya inisiatif tanggap cepat dan mengantisipasinya," ujar sekretaris Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Banyumas ini. (Agus Riyanto/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Anti Hoax, Pertandingan, Sejarah PMII Cabang Tegal

Minggu, 11 Februari 2018

Harlah ke-91 NU, IPNU-IPPNU Babat Lintasi Medan Pucakwangi

Lamongan, PMII Cabang Tegal. Sebanyak 70 kader Corp Brigade Pelajar IPNU dan Korps Pelajar Putri IPPNU kecamatan Babat, Lamongan, melintasi bukit Pucakwangi dan desa Karangasem untuk memperingati harlah ke-91 NU. Menempuh sejauh lebih dari 4 km, perjalanan rombongan ini berakhir di makam Mbah Kleteh, seorang ulama sesepuh desa, Kamis (15/5).

Harlah ke-91 NU, IPNU-IPPNU Babat Lintasi Medan Pucakwangi (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah ke-91 NU, IPNU-IPPNU Babat Lintasi Medan Pucakwangi (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah ke-91 NU, IPNU-IPPNU Babat Lintasi Medan Pucakwangi

Para peserta mendaki dan menikmati pemandangan bukit gunung Pucakwangi. Sepanjang lintasan, panitia menempatkan beberapa pos di sejumlah titik sebagai tempat penyampaian materi dasar CBP dan KPP, kepecintalaman, dan kepalangmerahan.

Jalur lintasan demikian sengaja dipilih agar pelajar NU mengetahui makam tokoh masyarakat dan ulama yang baru ditemukan. Selain peringatan harlah NU, kegiatan  diadakan sebagai acara awal sebelum Diklatama CBP dan KPP pada Selasa-Kamis (27-29/5) mendatang.

PMII Cabang Tegal

Ketua PAC IPNU Babat Muhammad dalam sambutan pembukaan mengimbau para peserta untuk mengambil pelajaran dari alam dan perjuangan tokoh NU. Ia juga meminta para kader menjaga batas-batas etika dan jarak antara laki-laki dan perempuan mengingat CBP dan KPP sebagai kepanduan pelajar NU.

PMII Cabang Tegal

“Selaku kader palajar NU, di manapun dan apapun posisinya kita harus selalu menjaga etika kesopanan sesuai aturan agama terutama jarak antara rekan dan rekanita di mana kemahroman tetap terjaga,” kata Muhammad. (M Faqoth/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Berita, Pertandingan, Kyai PMII Cabang Tegal

Senin, 05 Februari 2018

IPNU Lakukan Sosialisasi UU Kepemudaan

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Pemuda merupakan elemen penting yang menentukan berkembangnya sebuah negara. Maka dari itu dibentuklah UU No 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan yang disahkan oleh DPR 15 September 2009.



IPNU Lakukan Sosialisasi UU Kepemudaan (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Lakukan Sosialisasi UU Kepemudaan (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Lakukan Sosialisasi UU Kepemudaan

Untuk membantu mensosialisasikan UU ini Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) mengadakan diskusi publik dengan tema “Diseminasi UU Kepemudaan” yang diselenggarakan di gedung PBNU Jakarta, Selasa (23/2).

Hadir dalam diskusi publik ini, ketua PBNU Andi Jamaro Dulung dan Panca Putra, Asisten Deputi Keserasian Kebijakan Pemuda Menegpora.

PMII Cabang Tegal

Acara ini merupakan bagian dari 10 rangkaian acara besar yang diadakan oleh IPNU dalam rangka menyambut hari lahir PP IPNU ke-58 yang dimulai pada 23 Januari sampai 23 April mendatang.

“IPNU sangat setuju dengan adanya UU ini, maka kami mengadakan sosialisasi yang  juga merupakan bagian dari 10 rangkaian besar acara dalam rangka menyambut hari lahir PP IPNU ke 58 tepatnya besok tanggal 24 Februari,” kata Fathoni selaku ketua panitia kepada PMII Cabang Tegal.

PMII Cabang Tegal

Keberadaan UU ini penting karena jumlah penduduk Indonesia yang masuk kategori pemuda cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk usia 16-30 berjumlah 62.985.401. Selain itu jumlah ormas pemuda juga cukup besar, yaitu mencapai 279 ribu organisasi.

Sejumlah negara juga telah memiliki UU Kepemudaan ini, seperti di Thailand (Thailand National Youth Promotion and Coordination Act), Philipina (Youth and Nation Building Act), Belanda (Law of Youth Care) dan lainnya.

Pengesahan UU ini telah menimbulkan respon dari berbagai pihak yang berkepentingan, khususnya ormas kepemudaan yang diatur dalam UU ini. Menurut Ketua Umum IPNU Ahmad Syauqi ada beberapa point yang menjadi diskusi dan isu hangat di kalangan pemuda terkait dengan UU ini. Selain mengenai batasan umur, pembentukan komite dan pendanaan isu lain adalah semangat dan kontekstualisasi yang melandasi UU ini.

“Semangat dan kontekstualisasi yang melandasi UU ini hendaknya adalah semangat ideal guna membangun pemuda dan bangsa ini,” katanya. (len)Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Pertandingan PMII Cabang Tegal

Selasa, 30 Januari 2018

Syafii Sitorus Terpilih Sebagai Ketua Pagar Nusa Sumut

Medan, PMII Cabang Tegal. Pelaksanaan Konferensi Wilayah I Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa Sumatera Utara yang berlangsung pada 20-21 Juni 2012 di hotel Griya Medan berjalan dengan sukses dan menghantarkan Syafii Sitorus sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa Sumatera Utara 2012-2017.

Pembukaan Konferwil dilakukan oleh Ketua Umum PP Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa H Fuad Anwar, Rabu (20/6), dimana dalam sambutannya mengingatkan bahwa Pagar Nusa merupakan pengawalnya para ulama.

Syafii Sitorus Terpilih Sebagai Ketua Pagar Nusa Sumut (Sumber Gambar : Nu Online)
Syafii Sitorus Terpilih Sebagai Ketua Pagar Nusa Sumut (Sumber Gambar : Nu Online)

Syafii Sitorus Terpilih Sebagai Ketua Pagar Nusa Sumut

"Saya mengingatkan kepada para pendekar Pagar Nusa bahwa keberadaan kita di tengah-tengah masyarakat adalah pengawalnya ulama. Selain itu pendekar Pagar Nusa juga harus mampu menjaga situasi kondusif di lingkungannya masing-masing sebab sebagai pendekar kita juga bertanggungjawab menjaga keamanan di NKRI ini," ujar Fuad.

PMII Cabang Tegal

Fuad mengharapkan agar Konferensi Wilayah I Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa Sumatera Utara menghasilkan kepengurusan yang lebih baik dan mampu membesarkan Pagar Nusa di Sumut dimasa yang akan datang.

"Saya menegaskan bahwa Pagar Nusa dibawah kepemimpinan Achmad Firdausi Hutasuhut sudah sangat baik dimana roda organisasi berjalan dengan lancar dan saat ini sudah mengakhiri periode kepemimpinnanya dengan baik yakni terselenggaranya pelaksanaan Konferwil ini," ujar Fuad.

PMII Cabang Tegal

Sebelumnya juga turut memberikan kata sambutan Penasehat Pagar Nusa Sumut H Anwar Nur Siregar, yang menegaskan agar para pendekar Pagar Nusa di Sumatera Utara lebih banyak melakukan pembinaan kepada generasi muda sehingga dihasilkan atlet-atlet pencak silat yang memiliki prestasi gemilang.

Sedangkan H Adlin Damanik yang mewakili PWNU Sumut meminta agar Pendekar Pagar Nusa Sumut memberikan pelatihan kepada santri-santri yang ada di pesantren NU yang tersebar di Sumut ini.

Sementara itu Ketua Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa Sumut demisioner Ahcmad Firdausi Hutasuhut menegaskan bahwa kedepannya Pagar Nusa Sumut harus mampu menghasilkan atlet-atlet pencak silat yang  berprestasi dan mampu untuk membesarkan Pagar Nusa di Sumut ini.

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Muhammad Syafii

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Pertandingan, Nahdlatul, News PMII Cabang Tegal

Minggu, 28 Januari 2018

Pelajar NU Semarakkan Idul Adha dengan Festival Oncor

Jepara, PMII Cabang Tegal. Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatull Ulama (IPPNU) Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menyemarakkan malam Idul Adha dengan Festival Oncor, Senin (14/10) malam. 

Kegiatan tersebut diikuti 13 dukuh se-Desa Bandungrejo dengan rute balai desa Bandungrejo-SD Bandungrejo 1-Tugu Jagad-Pasar Benguk-Makam Mbah Muruan-Parimono-Balaidesa Bandungrejo. 

Pelajar NU Semarakkan Idul Adha dengan Festival Oncor (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Semarakkan Idul Adha dengan Festival Oncor (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Semarakkan Idul Adha dengan Festival Oncor

Ketua panitia, Nur Said yang diwakili seksi acara, A Alimul Hasan mengatakan, kegiatan diselenggarakan untuk menyemarakkan malam Idul Adha. Dipilihnya Idul Adha karena mudah untuk berkoordinasi dengan anggota yang lain. 

PMII Cabang Tegal

Hasan yang pernah menjadi ketua panitia kegiatan serupa menyatakan, Festival Oncor yang dulunya bernama Takbir Keliling sudah ada sejak dulu dan rutin dilaksanakan setiap tahun. “Festival Oncor Kalinyamatan (FOK) menjadi agenda terbesar IPNU-IPPNU Bandungrejo. Sehingga ditunggu-tunggu masyarakat desa kami,” jelasnya, saat ditemui disela-sela kegiatan. 

H Ahmad Marzuqi, Bupati Jepara yang turut hadir, dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan tersebut untuk melestarikan budaya. Budaya serupa yang masih dilestarikan di Jepara, sebut Marzuqi misalnya, Jembul Tulakan (Tulakan), Perang Obor (Tegal Sambi) dan Baratan (Kalinyamatan). 

PMII Cabang Tegal

Ia menambahkan, kegiatan juga sejalan dengan perintah Nabi yaitu menghidupkan 2 hari raya yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. 

Koordinator dewan juri, Suudi usai rembugan dengan 3 juri lain perwakilan dari GP Ansor, PAC IPNU-IPPNU Kalinyamatan dan PC IPNU-IPPNU Jepara memberikan apresiasi kepada semua peserta. “Festival ini yang dinilai terdiri dari 4 kategori kreativitas, semangat bertakbir, kekompakan dan jumlah peserta,” papar juri atas nama perwakilan NU itu. 

Sebagai juara I Musholla Al-Falah (Keceh) dengan nilai 1082, juara II dari dukuh Pohseret Musholla Roudlotul Jannah dengan skor 1057 sedangkan juara III diraih dukuh Kauman, Masjid Baitul Izzah dengan 1018. 

Untuk juara harapan secara berurutan diraih Mushola Al-Husna (Baleromo) 1013, Musholla Al-Ikhlas dukuh Kerdan dengan 1012 dan Mushola Roudlotus Sholikhin dukuh Ngasem dengan nilai 1007. 

Pemenang I mendapat piala bergilir dan uang pembinaan, pemenang 2 dan ketiga mendapat piala dan uang pembinaan. Semua juara harapan mendapat piala. Dan semua peserta yang belum juara mendapat bingkisan dari panitia. (Syaiful Mustaqim/Abdullah Alawi)  

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Pertandingan PMII Cabang Tegal

Sabtu, 27 Januari 2018

PB PMII Minta Pemerintah Lebih Serius Perhatikan Keamanan di Papua

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Penyerangan terhadap umat Islam dan pembakaran masjid di Kabupaten Tolikara Papua di saat Hari Raya Idul Fitri merupakan insiden yang sangat memprihatinkan.?

PB PMII Minta Pemerintah Lebih Serius Perhatikan Keamanan di Papua (Sumber Gambar : Nu Online)
PB PMII Minta Pemerintah Lebih Serius Perhatikan Keamanan di Papua (Sumber Gambar : Nu Online)

PB PMII Minta Pemerintah Lebih Serius Perhatikan Keamanan di Papua

PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menilai penyerangan umat Islam dan pembakaran masjid di Kabupaten Tolikara menunjukkan bahwa pemerintah masih lemah dalam menangkal aksi-aksi intoleransi antar umat beragama.?

"Ini bukti, bahwa pemerintah tidak serius dalam menjaga keamanan dan mewujudkan toleransi antar umat beragama di Papua," ujar Ketua Umum PB PMII, Aminuddin Maruf di Jakarta, Sabtu (18/8).?

PMII Cabang Tegal

Menurut Amin, kejadian pembakaran tersebut harus menjadi bahan evaluasi Presiden Jokowi dalam menilai kinerja kabinetnya nanti pasca lebaran.?

PMII Cabang Tegal

"Kejadian ini harusnya menjadi bahan evaluasi Presiden untuk menilai kinerja kabinetnya. Kenapa masih ada kecolongan aksi kekerasan atas nama agama di Papua," tandasnya.

Kejadian pembakaran masjid di saat Hari Raya Idul Fitri, menurut Amin, menunjukkan bahwa keinginan pemerintah memberikan perhatian khusus kepada Papua dan daerah kawasan timur Indonesia masih belum terbukti.?

"Jaminan keamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah itu adalah persoalan fundamental yang harus diberikan pemerintah," tandasnya. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Pertandingan, PonPes, Sunnah PMII Cabang Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock