Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Februari 2018

Lakpesdam NU Lampung Gelar Workshop Penguatan Kelembagaan

Bandar lampung, PMII Cabang Tegal. Pengurus Wilayah lembaga kajian dan pengembangan sumber daya manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama Propinsi Lampung mengadakan workshop penguatan kelembagaan di kantor Dinas Pendidikan Propinsi Lampung, belum lama ini.

Workshop ini bertema "Revitalisasi Peran dan Penguatan Karakter Kelembagaan dan Lakpesdam dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan dan Kelompok Marginal di Propinsi Lampung."

Lakpesdam NU Lampung Gelar Workshop Penguatan Kelembagaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Lakpesdam NU Lampung Gelar Workshop Penguatan Kelembagaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Lakpesdam NU Lampung Gelar Workshop Penguatan Kelembagaan

Kegiatan ini di buka secara resmi oleh Walikota Bandar Lampung HERMAN H.N. Dalam pengarahanya, walikota berpesan agar NU, dalam hal ini Lakpesdam NU, dapat berkontribusi langsung dalam upaya penanggulangan kemiskinan dengan upaya-upaya pemberdayaan masyarakat sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat lapisan bawah.

PMII Cabang Tegal

"NU sudah banyak berperan bahkan sebelum kemerdekaan sehingga melahirkan kader-kader pejuang tidak hanya untuk umat, tapi juga bangsa dan negara kita," ujarnya.

Walikota juga berharap Lakpesdam NU sebagai lembaga yang berkonsentrasi pada penberdayaan umat dapat secara cerdas dan produktif berupaya mengentaskan kemiskinan dan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi warganya.

PMII Cabang Tegal

Acara pembukaan ini juga di hadiri langsung beberapa jajaran Pengurus besar NU, PP Lakpesdam NU, KH Ngaliman Marzuki selaku Pengurus Wilayah NU Propinsi Lampung, anggota DPRD Prov. Lampung serta para peserta workshop dari masing-masing utusan PCNU dan PC Lakpesdam NU se-Provinsi Lampung.

Setelah istirahat siang sekitar pukul 13.00 WIB, acara dilanjutkan dengan diskusi panel, hari pertama dengan narasumber Drs. H. Herman H.N,M.M (Walikota Bandar Lampung), Drs.H.Munzir.A.Syukri, MM (Wk. ket. Komisi III DPRD lampung), Rivan Novendra Salim (Ketum BPD HIPMI lampung) yang mengusung tema: "Penanggulangan kemiskinan dalam Perspektif Pemerintah, Pelaku Usaha dan Ulama."

Workshop yang di hadiri sekitar 50 peserta ini berlangsung hangat dan interaktif karena masing-masing peserta sesuai dengan daerahnya mempresentasikan dinamika NU dan problematikanya dalam sesi dialog dengan para narasumber.

Sementara di hari kedua, workshop menghadirkan sejumlah pemateri, yaitu DR. H. M. Mukri,M.A (Rektor IAIN Raden Intan Bandar Lampung dan mantan ket. GP.Ansor Lampung), K.H. Abrori Akwan (Sesepuh NU lampung/mustasyar PWNU Lampung) dan K.H. Sujadi Saddad yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kab.Pringsewu dan masih aktif mengemban amanah sebagai Mustasyar NU di dua kabupaten Pringsewu dan Tanggamus. Ketiga narasumber ini lebih menekankan tentang NU masa Depan dan masa Depan NU.

Sementara Kiai Abror menekankan pentingnya nilai-nilai khidmah dalam melayani umat. "Pengurus Wilayah (NU) harus tahu pojoknya Lampung. Begitu juga pengurus cabang (harus) hapal dan mau blusukan dengan daerahnya sampai ranting," terangnya.

Sedangkan DR. H. M. Mukri, M.A mengungkapkan kebanggaanya karena distribusi kader NU saat ini merata dan hampir masuk di semua lini dan profesi.

"Bahkan Mendiknas kita ini NU tulen Lho, namanya Muhammad NU (M.Nuh, read), ya kan?" candanyanya yang dsambut tawa peserta workshop. 

Sesi terakhir yang dimoderatori DR. M.Syukur, M.Ag, ini makin gayeng dan interaktif saat Bupati pringsewu KH Sujadi Saddad menceritakan suka dukanya saat dulu menjadi aktivis NU, khususnya Lakpesdam NU, yang menurutnya, adalah lembaga penggemblengan agar kader NU tahan banting dalam berkhidmat melayani umat yang tentu saja butuh pengorbanan.

Pihaknya menyampaikan apresiasinya terkait terbitnya media lokal di lingkungan NU yang saat ini baru dari PCNU Pringsewu melalui LTN NU, yaitu Buletin Aswaja.

"Inilah salah satu bentuk pelayanan melalui media informasi untuk Nahdliyyin," katanya seraya menunjukkan ke peserta sebuah bulletin mini dengan dominasi warna hijau.

Workshop selama dua hari ini akhirnya ditutup secara resmi oleh Wakil Walikota Bandar lampung.

Redaktur : Sudarto Murtaufiq

Kontributor : Muhammad Faizin

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Kajian, IMNU, Doa PMII Cabang Tegal

Rabu, 31 Januari 2018

Indonesia Tidak Punya Rahasia Militer

Jakarta, PMII Cabang Tegal
Musibah gempa dan tsunami yang melanda NAD, hingga mendorong berbagai negara datang ke Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusiaan, mengakibatkan berbagai rahasia militer yang selama ini tertutup bisa diketahui pihak asing.

Pengamat politik dari Univ. Bengkulu (Unib), Drs. Lamhir Syam Sinaga MSi, Jumat, mengatakan, posisi global permukaan (Global positioning for landscape) dikhawatirkan tidak ada yang menjadi rahasia lagi. Bahkan tiap jengkal wilayah NAD dan mungkin juga Indonesia sudah difoto, disaat perhatian aparat tercurah dalam penanganan masalah korban dan pengungsi.

Pihak asing, mungkin saja sudah tahu berapa Indonesia memiliki kapal perang, pesawat tempur, meriam dan senjata lainnya. Indonesia kini dalam kondisi yang sudah bisa diprediksi kekuatan militernya, bahkan bila pihak asing menyerang Indonesia dengan mudah mereka melumpuhkan pusat kekuatan militer yang dimiliki. Peta udara melalui foto satelit disatu sisi menguntungkan karena bisa melihat kerusakan yang diakibatkan gempa dan tsunami, tapi disisi lain bisa saja dimanfaatkan untuk keperluan militer dan politis oleh pihak asing. Dengan foto udara bisa diketahui mana yang pangkalan militer, masjid serta fasilitas umum.

Apalagi dengan kemajuan yang begitu pesat dibidang persenjataan, sasaran yang diinginkan akan mudah dihancurkan asalkan sudah jelas posisi dan kordinatnya. "Rudal balistik jarak jauh kini sudah bisa diprogram untuk melumpuhkan pertahanan Indonesia dari jarak jauh," ujar alumni Fisip UI dan master dibidang kajian ketahanan nasional UI itu.Keberadaan pihak asing sebaiknya memang betul-betul digunakan untuk keperluan kemanusiaan. Jangan sampai tujuan kemanusiaan membungkus maksud yang lebih besar.

Lamhir menegaskan, tidak ada bantuan yang betul-betul murni untuk tujuan kemanusiaan. Akan selalu ada unsur politis dibalik bantuan itu. "Itulah manusia, tindakannya selalu ada pamrih," ujarnya. Indonesia tidak mungkin menolak bantuan asing, bila tidak ingin korban selamat jadi meninggal akibat terlambat mendapat bantuan medis, begitu juga dengan pengungsi yang jumlahnya mencapai ratusan ribu sehingga perlu penanganan oleh berbagai pihak. Bahkan upaya untuk merekonstruksi dan rehabilitasi NAD perlu biaya dan dukungan dana dari luar negeri. Dalam konvensi nasional setiap negara yang dapat musibah wajib dibantu negara lain, apalagi posisi Indonesia sebagai negara pengutang, tentunya bantuan asing sangat diharapkan.

Ia meminta agar setiap detik aparat dan seluruh warga waspada. Disisi lain, Lamhir menegaskan, tindakan AS mengembargo sukucadang pesawat dengan dalih pelanggaran HAM telah mengakibatkan bantuan terhadap korban gempa dan tsunami di NAD tidak berjalan maksimal, hingga aparat TNI terkendala dalam mengirimkan pesawat dan helikopter. Desakan dunia yang menyalahkan AS atas kebijakan mengembargo, akhirnya melunakkan hati negara adidaya itu dengan mencabut embargo untuk pesawat hercules. Orang diseluruh dunia menyalahkan AS yang dinilai tidak adil dengan kebijakannya.  Apalagi AS juga sepertinya setengah hati dalam membantu Indonesia, terutama bila dilihat dari nominal bantuan. Seorang artis seperti Sandra Bullock saja membantu satu juta dollar AS. Dengan kedatangan Menlu Collin Powel dan Gubernur Jeff Bush menurut Lamhir, suatu perubahan sikap yang bagus.

Hal senada juga diungkapkan, peneliti Lp3es, Abdul Munim, menurutnya kewaspadaan terhadap pihak asing yang ada di tanah air atas nama bantuan kemanusiaan juga harus ditingkatkan. Karena selain ancaman pertahanan negara juga sangat dimungkinkan terjadinya pencurian naskah dan benda budaya lainnya baik oleh pendatang domestic dan terutama pihak asing yang saat ini banyak terdapat di sana, sementara demi alasan darurat, proses exit-permit yang sangat longgar itu bisa digunakan untuk menyelundupkan naskah-naskah keluar negeri.

"Tidak menutup kemungkinan tim penyelamat asing terdiri dari para etnolog, arkheolog, antropolog atau sosiolog, yang tahu adanya barang berharga di sana. Sebab dalam keadaan normal meraka lihai memperdagangan naskah dan benda budaya secara gelap, maka dalam situasi keruh dikhawatirkan pencurian juga marak." paparnya. (cih)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Nusantara, Makam, Doa PMII Cabang Tegal

Indonesia Tidak Punya Rahasia Militer (Sumber Gambar : Nu Online)
Indonesia Tidak Punya Rahasia Militer (Sumber Gambar : Nu Online)

Indonesia Tidak Punya Rahasia Militer

Selasa, 30 Januari 2018

Terbaik, LBH Ansor DIY Terakreditasi A

Yogyakarta, PMII Cabang Tegal. Lembaga Bantuan Hukum Ansor berhasil lolos verifikasi dari Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM RI dengan nilai akreditsi A.?

Berdasarkan rilis yang dilakukan BPHN dalam webnya www.bphn.go.id, untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, LBH Ansor merupakan satu-satunya LBH yang lolos verifikasi dengan akreditasi A, disusul LKBH UII dengan nilai B dan selainnya dinilai C.?

Terbaik, LBH Ansor DIY Terakreditasi A (Sumber Gambar : Nu Online)
Terbaik, LBH Ansor DIY Terakreditasi A (Sumber Gambar : Nu Online)

Terbaik, LBH Ansor DIY Terakreditasi A

Pengumuman yang langsung ditandatangani oleh Menteri Hukum dan HAM RI Amir Syamsudin juga memberikan catatan yakni bagi Lembaga Bantuan Hukum atau Organisasi Kemasyarakatan yang dinyatakan lulus, diharapkan segera mengajukan proposal bantuan hukum kepada Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan HAM RI paling lambat tanggal 7 Juni 2013.?

Format Proposal dapat diunduh di www.bphn.go.id. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 021-8091908. Serta bagi Lembaga Bantuan Hukum atau Organisasi Kemasyarakatan yang dinyatakan lulus dan belum berbentuk Badan Hukum, diharapkan segera untuk mengajukan pengesahan Badan Hukum kepada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Kementerian Hukum dan HAM RI dengan melampirkan salinan akta yang dilegalisir paling lambat 2 (dua) minggu terhitung sejak tanggal 1 Juni 2013.

PMII Cabang Tegal

Menurut Direktur LBH Ansor DIY Agus Suprianto, ? lolosnya verifikasi dengan nilai A ini merupakan jerih payah sahabat-sahabat pengurus LBH Ansor DIY yang dengan perjuangan panjang dapat memberikan layanan hukum terbaik bagi masyarakat tanpa membedakan agama suku dan status sosial. Di LBH Ansor DIY tercatat ada lebih dari 10 advokat, 32 paralegal dan sejak tahun 2010 hingga 2012 telah memberikan bantuan hukum kepada masyarakat sebanyak 1827 perkara, baik berupa konsultasi hukum, pendampingan non litigasi maupun litigasi di pengadilan.

PMII Cabang Tegal

Redaktur: Mukafi Niam?

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Doa, Hikmah PMII Cabang Tegal

Kamis, 25 Januari 2018

ISNU: Kompetisi yang Terlalu Liberal Tak Sesuai dengan Aswaja

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Ketua Umum Ikatan Sarjana NU (ISNU) Ali Masykur Musa cenderung setuju dengan penggunaan metode ahlul halli wal aqdi atau penunjukan oleh sekelompok terpilih karena sistem kepemimpinan Islam harus mengedepankan ahlul hikmah, yaitu penuh hikmah dan kebijaksanaan.

“Kompetisi yang terlalu liberal tidak sesuai dengan kultur kepemimpinan ahlusunnah wal jamaah sehingga dengan demikian, saya mendorong dan setuju melalui ahlul halli,” katanya.

ISNU: Kompetisi yang Terlalu Liberal Tak Sesuai dengan Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
ISNU: Kompetisi yang Terlalu Liberal Tak Sesuai dengan Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

ISNU: Kompetisi yang Terlalu Liberal Tak Sesuai dengan Aswaja

Mereka yang menjadi ahlul halli adalah representasi dari para ulama yang memenuhi syarat tertentu. Ia mengusulkan, ahlul halli memilih baik rais aam maupun ketua umum PBNU.

PMII Cabang Tegal

“Tanfidziyah kan menjadi pelaksana syuriyah, ahlul halli nantinya memilih syuriyah dan tanfidziyah,” tandasnya. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal

PMII Cabang Tegal Berita, Doa, Quote PMII Cabang Tegal

Kamis, 18 Januari 2018

Bupati Brebes Minta Haji Jadi Teladan Masyarakat

Brebes, PMII Cabang Tegal. Meski mengalami keterlambatan akibat delay pesawat di Bandara King Abdul Azis Mekah, jamaah haji dari Kabupaten Brebes pulang ke kampung halamannya dengan selamat. Mereka tiba di Islamic Center Brebes terlambat lima jam dari waktu yang dijadwalkan semula.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE menyambut kedatangan haji kelompok terbang (Kloter) pertama di Islamic Center Sabtu dinihari (11/10). Idza mengaku sangat gembira karena tidak ada permasalahan yang menimpa jamaah haji Brebes. Sehingga semuanya dalam keadaan sehat walafiat. Dia berharap, para jamaah haji menjadi haji yang mabrur dan mabrurah.

Bupati Brebes Minta Haji Jadi Teladan Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Brebes Minta Haji Jadi Teladan Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Brebes Minta Haji Jadi Teladan Masyarakat

Selain itu, ia meminta mereka agar mampu menjadi contoh tauladan di masyarakat. “Gelar haji menjadi barometer akhlak dan tabiat di masyarakat,” katanya. Dengan tauladan yang telah dicontohkan para jamaah haji Brebes, mudah-mudahan Brebes semakin maju dan sejahtera dibawah naungan dan ridlo dari Allah SWT.

PMII Cabang Tegal

Bupati juga menyambut kedatangan kloter 2 dan 3 di dampingi Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (Kasi Garahaju) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Brebes Drs H Syauqi Wijaya. Kloter 1 sejumlah 363 jamaah tiba di Islamic Center Brebes Sabtu (11/10) pukul 00.30 dini hari dengan menggunakan 9 bus dan 1 bus cadangan.

PMII Cabang Tegal

Sementara kloter kedua yang berjumlah 366 calon haji tiba di Islamic Sabtu (11/10) pukul 08.00 dengan menggunakan 9 bus dan 1 bus cadangan. Sedangkan kloter ketiga yang berjumlah 167 tiba di Islamic Sabtu (11/10) pukul 12.30 mengendarai 4 bus.

Terpisah, Kepala Kantor Kemenag Brebes Drs H Imam Hidayat yang melakukan penjemputan di Asrama Haji Donohudan Solo melaporkan jamaah yang berangkat sejak 30-31 Agustus lalu sudah menunaikan ritual haji dan kembali tiba di Donohudan dengan selamat. Mereka pulang ke Brebes dengan mengendarai 22 bus dan 2 bus cadangan.

Menurut Imam, secara umum kondisi jamaah haji Indonesia asal Brebes dalam keadaan baik, sehat walafiat. Namun demikian ada 2 orang suami istri dari Salem yang tertinggal tidak mengikuti jamaah asal Brebes, tetapi mengikuti kloter 16.

Sehingga, kata dia, yang sudah pulang saat ini baru 896 jamaah. Pada saat pemberangkatan, istrinya mengalami sakit maka suaminya turut mendampingi dan diberangkatkan mengikuti kloter 16, maka kepulangannya pun ikut juga kloter 16. “Yang bersangkutan memilih pulang tunda untuk menyempurnakan ibadahnya,” tandas Imam.

Salah seorang jamaah haji dari Kloter 1 H Moh Aqso MAg menjelaskan, jumlah jamaah haji dunia saat ini mengalami peningkatan yang luar biasa bila dibandingkan tahun lalu. Namun demikian jamaah haji Brebes yang berangkat lebih awal terasa diuntungkan karena telah melakukan ibadah masih dalam kondisi lengang.

“Meski padat, tapi pemberangkatan awal bagi jamaah Brebes sangat diuntungkan,” kata Aqso ketika di tanya Bupati sesampainya di Brebes. (wasdiun/abdullah alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal AlaSantri, Ulama, Doa PMII Cabang Tegal

Minggu, 14 Januari 2018

Kerapuhan Konsep Daulah Islamiyah

Jakarta, PMII Cabang Tegal. Konsep daulah Islamiyah yang diusung segelintir kelompok, tidak bisa dipertanggungjawabkan. Pasalnya, daulah Islamiyah dalam perspektif mereka bergeser jauh dari prinsip dasar khalifatullah di muka bumi. Sementara khalifatullah dalam Islam merepresentasikan sebuah sistem negara yang dapat memenuhi kebutuhan dasar setiap warganya.

Demikian dikatakan Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi dalam diskusi Perencanaan Pembangunan Nasional dalam Perspektif Pedesaan di Gedung PBNU jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Rabu (16/7) sore.

Kerapuhan Konsep Daulah Islamiyah (Sumber Gambar : Nu Online)
Kerapuhan Konsep Daulah Islamiyah (Sumber Gambar : Nu Online)

Kerapuhan Konsep Daulah Islamiyah

“Khalifatullah itu wakil Allah di muka bumi. Tidak main-main, wakil Allah! Khalifatullah bertanggung jawab memenuhi kebutuhan segenap warga dari pelbagai latar belakang,” kata Kiai Masdar menerangkan dasar pemikiran negara.

PMII Cabang Tegal

Menurutnya, lahirnya sebuah negara berawal dari kewajiban setiap individu dalam memenuhi tiga kebutuhannya yang meliputi kebutuhan primer, sekunder, tersier. Agama, kata Kiai Masdar, menyebutnya dengan istilah dharuri, haji, tahsini.

PMII Cabang Tegal

Ketika individu bersangkutan tidak mampu memenuhi kebutuhannya, maka tanggung jawab itu beralih kepada keluarga. Saat di mana keluarga lumpuh, maka masyarakat bertanggung jawab mengambil kewajiban itu.

Dari situlah sebuah negara hadir di tengah keterbatasan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan warga.

“Khalifatullah bisa dibilang pemimpin di negara manapun. Karena khalifah menjalankan pemenuhan Allah yang bersifat rahman di bumi tanpa diskriminasi. Khalifah yang menjalankan sebuah negara tidak boleh menomorduakan warga nonmuslim. Karena, sifat rahman-Nya umum mencakup muslim dan nonmuslim,” kata Kiai Masdar.

Berbeda dengan sifat rahim yang khusus diberikan kepada orang beriman di akhirat. Itulah kenapa surah al-Fatihah menyebut Hari Kiamat sebagai yaumid din, hari agama. Di sanalah agama diadili. Sedangkan di dunia, Allah lewat sifat rahman-Nya tidak menghakimi keyakinan.

“Mana bisa polisi menghakimi keyakinan warga? Keyakinan masalah batin. Itu nanti di Akhirat, yaumid din,” tandas Kiai Masdar. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Nahdlatul Ulama, Doa, RMI NU PMII Cabang Tegal

Sabtu, 06 Januari 2018

Hizbullah Jual Dua Ayam demi Ikut Kaderisasi IPNU

Indramayu, PMII Cabang Tegal. Tak punya cukup dana guna ikuti Latihan Kader Utama (Lakut), Muhammad Hizbullah rela menjual dua ayam yang ia punya.

"Mau jual hape, tapi 50 (ribu) aja gak bakal dapet," ujar Bul, panggilan akrabnya, sembari menunjukkan ponsel miliknya yang layarnya retak-retak di Musalla PCNU Kabupaten Indramayu, Sabtu, (4/2).

Hizbullah Jual Dua Ayam demi Ikut Kaderisasi IPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Hizbullah Jual Dua Ayam demi Ikut Kaderisasi IPNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Hizbullah Jual Dua Ayam demi Ikut Kaderisasi IPNU

Semangat tinggi Hizbullah dalam mengikuti kaderisasi pernah dilakukan oleh sahabat karibnya, Taufik, yang sekitar dua bulan lalu telah meninggalkannya.

PMII Cabang Tegal

Opik, begitu ia biasa dipanggil, mengikuti Latihan Kader Muda (Lakmud) dengan berjualan es kelapa muda. Ia bermimpi mengikuti jenjang kaderisasi tertinggi pelajar NU, yakni Lakut.

Menurut penuturan pengurus PC IPNU Indramayu Mumin, dalam keadaan kritis, Taufik tidak bisa diajak interaksi mengingat ia mengalami masalah pada sarafnya. Tetapi, ketika kata Lakut diperdengarkan, kader militan yang status akun Facebooknya penuh dengan ajakan kegiatan IPNU itu merespons dengan menganggukkan kepalanya.

PMII Cabang Tegal

"Kalau kita ngomong Lakut, kepalanya mengangguk-angguk," ucap Mumin menggebu-gebu berbagi cerita pada Ketua Umum IPNU Asep Irfan Mujahid.

Katanya, PC IPNU Indramayu "ngotot" ingin menjadi tuan rumah Lakut untuk wilayah III Pantura itu karena khusus untuk menghormati perjuangan dan dedikasi Taufik.

"Ini kita hadiahkan khusus untuknya," ujarnya di hadapan rekan-rekan instruktur pimpinan pusat dan pimpinan wilayah.

Sebelum menutup acara, Ketua Umum IPNU Asep Irfan Mujahid secara khusus meminta semua peserta, panitia,dan instruktur mengirimkan hadiah Al-Fatihah untuknya. Seusai itu, kegiatan dilanjutkan dengan tahlil bersama yang dipimpin oleh Wakil Sekretaris Bidang Kaderisasi PP IPNU Abdullah Muhdi. (Syakirnf/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PMII Cabang Tegal Pondok Pesantren, Doa, News PMII Cabang Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PMII Cabang Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PMII Cabang Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PMII Cabang Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock